Skip to main content

Penerbitan Antologi Cerpen Bertema “Kearifan Lokal Sumatera Barat”

Sumatera Barat dikenal sebagai syurganya Indonesia. Terlepas betapa eksotisnya Pulau Bali, atau begitu menganggumkannya Ranah Papua, atau begitu kayanya Pulau Kalimantan, Sumatera Barat bisa dikatakan memiliki segalanya. Lautnya yang begitu biru dan indah, dengan deburan ombak yang sangat besar dan tinggi, gunung-gunungnya yang begitu menghujam yang menyimpan pesonanya snediri di sepanjang bukit barisan yang membentang dari barat ke timur, atau lembah-lembahnya yang dalam dengan segala misteri yang tersimpan di dalamnya, serta danau-danaunya yang keindahannya mampu memanjakan mata. Tak salah jika pada kalimat pertama, Sumatera Barat disebut orang sebagai syurganya Indonesia.

Seperti itulah demikian. Ya. Alam yang indah itu menuntun manusia yang berdiam di dalamnya berinteraksi, berpikir, menimbang, berjalan sesuai tuntunan-tuntunan keindahan alam tadi. Dari interaksi yang sedemikian lama itu, lahirlah apa yang disebut manusia sebagai “Kearifan Lokal”, kearifan lokal yang tentu hanya ada di Sumatera Barat sebagai reaksi atas keindahan alamnya sendiri. Manusia-manusia Sumatera Barat, yang dikemudian hari itu dipanggil dengan sebutan “Rang Minangkabau” ini pada akhirnya mampu menguasai seluruh sejarah Indonesia, sebab kearifan lokal itu telah mendidik, mengajarkan, menunjukkan bagaimana Rang Minang tadi hidup di dunia, melaluinya dengan penuh arif dan bijaksana. Falsafah hidup seperti itu dikenal sebagai “Alam Takambang Jadi Guru”.

Maka dari itu, FAM Sumatera Barat begitu bersemangat, ingin mempersembahkan keunikan Sumatera Barat ini sebagai salah satu keragaman budaya Indonesia. FAM Sumatera Barat sekali lagi, akan mengadakan antologi cerpen keduanya yang diberi tema “Kearifan Lokal Sumatera Barat.” Antologi ini juga diberlakukan bagi penulis yang ingin menunjukkan kearifan lokal suku Mentawai yang ada di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Untuk persyaratan bagi penulis yang berminat bergabung bersama antologi cerpen kami adalah sebagai berikut:

1. Penulis adalah warga negara Indonesia (anggota FAM Indonesia atau non-anggota FAM Indonesia).

2. Cerpen bertemakan “Kearifan Lokal Sumatera Barat”.

3. Tulisan dibuat dengan margin 3-4-3-3, huruf Times New Roman ukuran 12 dengan spasi 1,5.

4. Panjang naskah 6-8 halaman.

5. Karya belum pernah dipublikasikan di media manapun.

6. Naskah yang dikirim hanya satu buah naskah.

7. Bukan karya plagiat atau bukan karya orang lain.

8. Naskah diterima paling lambat tanggal 30 Juni 2014.

9. Di bawah naskah cerpen, cantumkan biodata penulis berbentuk narasi.

10. Naskah cerpen menjadi hak panitia pelaksana.

11. Antologi ini akan menerima 20 naskah terbaik untuk dibukukan.

12. Naskah dikirim ke email FAM Sumatera Barat, famsumbar@yahoo.com.

Setelah naskah diterima dan diumumkan, maka penulis yang lolos akan diberi ketentuan sebagai berikut:

1. Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp. 85.000 (untuk anggota resmi FAM Indonesia) dan Rp. 100.000 (untuk non-anggota FAM Indonesia). Biaya ini nantinya digunakan untuk biaya percetakan dan biaya penerbitan. Masing-masing penulis akan mendapatkan satu ekslempar buku.

2. Biaya dapat dikirim ke rekerning BRI Cab. Malang Unit Kasembon, No. 6370-01-003143-53-3 an. Aliyah Nurlaella atau bisa juga dikirim ke BNI Cab. Kediri No. 0257598722 an. Aliyah Nurlaella.

3. Untuk informasi lebih jelas, dapat dihubungi Denni Meilizon: 085760600640, atau Befaldo Angga: 085364294155.

Salam aktif!

FAM WILAYAH SUMATERA BARAT


Sumber ilustrasi: minorityvoices.blogspot.com

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...