![]() |
| YUDHA PRIMA (KIRI) |
FAM Surabaya mendukung sepenuhnya ekskul tersebut yang baru tahun ini diprogramkan oleh SD Roudhotul Jannah. FAM Surabaya mengharapkan program sejenis bisa diselenggarakan di setiap sekolah agar dapat menjadikan literasi sebagai budaya bangsa Indonesia, karena budaya literasi hakikatnya adalah budaya mencerdaskan.
Berdasarkan informasi dari Bu Lisa, Wakasek Kesiswaan SD Roudhotul Jannah, diharapkan para peserta ekskul menulis cerpen dapat unjuk karya dalam pentas bulan Agustus atau bahkan dapat unjuk karya dalam bentuk buku.
Pada ekskul menulis cerpen edisi Selasa, 30 September 2014 ini tampil sebagai instruktur adalah Koordinator FAM Surabaya, Yudha Prima. Acara itu diikuti 15 murid kelas 5 (bertambah 9 murid dari pendaftar awalnya).
Pada kesempatan itu, Yudha Prima menstimulasi semangat adik-adik peserta ekskul dengan memberikan tantangan berupa games menulis cerpen tuntas berdurasi 30 menit dengan tema "Persahabatan."
Diakui Yudha Prima, adik-adik kelas 5 SD Roudhotul Jannah mempunyai potensi yang hebat meski secara umum masih membutuhkan proses pematangan. “Sangat sayang jika potensi ini tidak terus diasah,” kata Yudha, yang juga penulis buku cerpen “Anomali”.
Akhirnya, setelah mencermati karya mereka dengan berbagai pertimbangan, dipilihlah cerpen terfavorit bulan September berjudul "Friendship" karya Farica Yasmin Carmela, siswi kelas 5A. (*)
Ingin menerbitkan buku di FAM Publishing? Klik caranya DI SINI.

Comments
Post a Comment