Skip to main content

Mahasiswa STKIP Garut Teliti Novel "Lukisan Cahaya di Batas Kota Galuh"

FAM, PARE – Novel ‘Lukisan Cahaya di Batas Kota Galuh’ karya pegiat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia, Aliya Nurlela, menjadi objek penelitian mahasiswa di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Garut, Jawa Barat.

Dioka Muhammad Akbar, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP Garut menjadikan novel itu sebagai bahan tugas akhir S1 (Skripsi) dengan judul ‘Analisis Struktur dan Nilai Budaya pada Novel Lukisan Cahaya di Batas Kota Galuh karya Aliya Nurlela’.

“Saya tertarik meneliti novel ini, dengan tujuan ingin melestarikan budaya Sunda melalui sarana bahasa dan sastra sebagai warisan yang dapat dimanfaatkan secara maksimal. Tujuannya agar masyarakat lebih mengapresiasi budaya daerahnya melalui karya sastra berbentuk novel—terutama ditujukan kepada siswa SMA,” ujar Dioka, Rabu (7/9), ketika ditanya alasannya meneliti novel itu.

Menurut Dioka, novel “Lukisan Cahaya di Batas Kota Galuh” mengandung nilai-nilai budaya Sunda yang sangat luhur. Novel ini sangat cocok dijadikan bahan ajar apresiasi sastra di sekolah, karena dapat membentuk karakter dan watak siswa, sehingga tujuan pembelajaran tercapai.

Berkat arahan dosen pembimbing Dioka, yaitu Dr. H. Abdul Hasim, M.Pd (Pembimbing I) dan Deasy Aditya Damayanti, M.Pd (Pembimbing II), Skripsi Dioka diuji pada 30 Juli 2016. Dosen penguji yaitu Dr. Hj. Lina Siti Nurwahidah, M.Pd (Penguji I), Drs. H. Didin Sahidin, M.Pd (Penguji II), Zoni Sulaiman, M.Pd (Penguji III), dan Dr. H. Nizar Alam Hamdani, M.M, M.T (Ketua STKIP Garut).

Penulis Novel “Lukisan Cahaya di Batas Kota Galuh” Aliya Nurlela memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Dioka yang memilih novel karangannya sebagai objek penelitian Skripsi.

“Novel ini terinspirasi dari kampung masa kecil saya, Kota Galuh, yang saat ini dikenal sebagai Kabupaten Ciamis. Kebetulan masa kecil dan remaja saya banyak dihabiskan di sana. Jadi saya cukup mengenal adat, budaya dan hubungan masyarakat di Ciamis. Selain itu, karya ini sebagai bentuk kecintaan saya kepada kota kelahiran saya,” ujar Aliya Nurlela, yang saat ini tinggal di Pare, Kediri, Jawa Timur.

Ditambahkannya, selain mencatat jejak sejarah, novel ‘Lukisan Cahaya di Batas Kota Galuh’ juga memuat pesan literasi, promosi pariwisata Ciamis, dan mengandung nilai-nilai moral tentang kehidupan para tokohnya, dan layak dibaca oleh siapa saja, termasuk pelajar di sekolah.

Novel ini diterbitkan Penerbit FAM Publishing, Divisi Penerbitan Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia pada tahun 2014, dan telah dibedah oleh para peminat sastra di Tanah Air. (rel)


Sumber Berita: warta-andalas.com


http://wartaandalas.com/berita-mahasiswa-stkip-garut-teliti-novel-%E2%80%9Clukisan-cahaya-di-batas-kota-galuh%E2%80%9D.html#ixzz4JfrA4nvv

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...