Skip to main content

Rosda Fauzia, Menjadi Penulis Adalah Cita-cita Masa Kecil

Perempuan yang lahir di Malang pada tanggal 01 Juli 1991 ini adalah putri dari Almarhum Bapak Muzaki yang wafat pada bulan Ramadhan 1437 H dengan Ibu Muslimah. Pasangan suami-istri hebat yang membesarkan dengan kasih sayang dan kesederhanaan. Dia juga merupakan Adik dari Vivi Nur Maulidia dan kakak dari Afidatuz Zakiya. Dua saudari yang senantiasa saling mendukung dan saling menyayangi. Terlebih ketika Ayahanda tercintanya telah berpulang.

Rosda adalah seorang Guru Agama di MTs Al Fathoni Poncokusumo, salah satu madrasah swasta hasil swadaya masyarakat dan pemerintah desa. Sekolah perjuangan yang selalu dia nantikan barakah dan harapan akan manfaat ilmunya. Selain itu, ia aktif mengajar TPQ dan Madrasah Diniyah, serta berbisnis online untuk menambah penghasilan.

Meski hidup di lingkungan yang tingkat kesadaran pendidikannya belum tinggi, Rosda  telah menyelesaikan studi S1 Pendidikan Agama Islam di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, 2013. Dia bangga bisa menyelesaikan pendidikannya. Baginya, itu bukan sebagai kesombongan, tapi sebagai pembuktian bahwa perempuan pun bisa mendapatkan pendidikan yang tinggi.

Mimpinya menjadi penulis adalah salah satu mimpi yang paling kuat dia gengam sampai saat ini. Cita-cita masa kecilnya--yang sempat berubah-ubah--akhirnya terdampar pada dunia kepenulisan, karena hobi membacanya yang sampai saat ini tak pernah dia tinggalkan. 

Baginya membaca bukan hanya menambah pengetahuan dan membuka jendela dunia, tapi juga mengasah rasa peka dalam diri agar bisa memahami orang lain dan kehidupan ini. Namun sayangnya, mimpi ini belum bisa terwujud.  Selain semangat yang tinggi, namun di balik itu ia minder dengan tulisannya sendiri. Namun, dia sedang berusaha untuk mewujudkan mimpinya. Salah satu usahanya, adalah dengan bergabung dalam FAM Indonesia, bulan September 2016. Sekarang mengantongi nomor keanggotaan:  IDFAM4381U. Dia berharap lewat FAM Indonesia, semakin dekat dengan mimpinya menjadi penulis yang bermanfaat bagi umat.

Rosda juga beberapa kali aktif unjuk gigi sebagai Master of Ceremony di sekitar tempat tinggalnya. Meski masa kecilnya dia kurang aktif mengeksplore kemampuannya, namun semasa duduk di bangku Madrasah Aliyah, ia ditepa untuk menjadi orang yang berani menunjukkan kemampuan diri--sebab setiap kesempatan tak akan datang berkali-kali. Ia berusaha memanfaatkan kesempatan untuk bisa berdakwah melalui tulisan. 

FAM Indonesia

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...