Skip to main content

FAM Unit UNP Siap Hidupkan Padang dengan Kegiatan Literasi

PADANG – Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Unit UNP (Universitas Negeri Padang), Sumatera Barat, menyatakan siap menghidupkan Kota Padang dengan berbagai kegiatan literasi. Dari kegiatan-kegiatannya itu, diharapkan generasi muda Kota Padang semakin mencintai membaca buku dan menulis karangan.

“Kami juga siap bersinergi dengan organisasi-organisasi kampus lainnya untuk bersama-sama menyemarakkan kota ini dengan berbagai kegiatan kepenulisan,” kata Hasan Asyhari, Koordinator FAM Unit UNP, Sabtu (2/11), dalam pertemuan ke-2 FAM Unit UNP di kampus UNP, Jalan Prof. Hamka, Padang.

Pertemuan ke-2 FAM Unit UNP memfokuskan kegiatannya pada pemantapan program kerja dan diskusi kepenulisan dengan pembicara Muhammad Subhan, pegiat FAM Indonesia. Pada kesempatan itu, turut hadir Alizar Tanjung, penyair muda Sumatera Barat yang juga berbagi pengalaman menulisnya kepada pengurus dan anggota FAM Unit UNP.

Menurut Pegiat FAM Indonesia, Muhammad Subhan, Padang adalah kota yang memiliki sejarah panjang tentang peradaban tumbuh-kembangnya tradisi menulis. Di kota itu telah melahirkan banyak sekali tokoh-tokoh pengarang yang karyanya mengawali perjalanan sastra Indonesia di pentas literasi dunia.

“Lewat berbagai karya sastra yang ditulis pengarang-pengarang itu, eksistensi Ranah Minang semakin dikenal,” katanya.

Pada kesempatan itu, Muhammad Subhan berbagi kiat menulis cerpen, panduan singkat penyuntingan naskah, dan kiat menembus media massa.

Media-media lokal dan nasional, ungkapnya, menyediakan halaman sastra yang terbit setiap hari minggu. Halaman itu diisi oleh berbagai penulis, baik pemula maupun senior, dan media juga memberikan honor yang lumayan kepada penulis yang karyanya lolos seleksi. Untuk melihat perkembangan sastra terkini, dia menganjurkan kepada FAM Unit UNP untuk berlangganan koran terbitan minggu.

“Biasakan menulis, kirim, menulis, kirim, dan menulis lagi. Terus begitu. Jangan pikirkan tulisan itu akan terbit atau tidak. Terus saja menulis,” ujar Muhammad Subhan, memberikan motivasi kepada peserta diskusi.

FAM Unit UNP memprogramkan pertemuan setiap dua pekan sekali di kampus itu dengan mengundang berbagai narasumber terkait kepenulisan. Walau terbilang baru berkiprah di UNP, namun pada kesempatan itu FAM Unit UNP telah diajak bekerjasama oleh BEM Fakultas Ilmu Sosial (FIS) UNP untuk menggelar lomba menulis cerpen antar pelajar SMA dan mahasiswa se Kota Padang.

“Kami siap membantu teman-teman BEM FIS untuk menyukseskan lomba tersebut,” tambah Koordinator FAM Unit UNP, Hasan Asyhari yang juga penulis buku dan sejumlah karyanya telah terbit di berbagai media massa. (RED)

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...