Skip to main content

Piknik Hal yang 'Wajib' Bagi Penulis


Hallo sobat penulis... Benarkah menulis itu harus dalam kondisi bahagia? Sebagian penulis mungkin menjawab ‘iya’. Memang menulis membutuhkan suasana hati yang bahagia dan juga unik. Terkadang orang merasa bahagia, merasa luang, santai dan rileks, baru dapat memunculkan ide-ide yang bisa ditulisnya. 

Tetapi ada juga perasaan sedih yang juga menjadi sumber inspirasi untuk menulis. Atau bahkan menulis sebagai curhatan hati untuk mengungkapkan kesedihannya pada buku harian. Hal ini terserah masing-masing ya... Tapi, harusnya kondisi senang maupun sedih, dapat disalurkan dalam kegiatan menulis. 

Kondisi bahagia, salah satunya yaitu saat piknik. Piknik menjadi kebutuhan utama untuk keseimbangan perasaan kita. Ibaratnya ketika kita sedih. Sebesar apa kesedihan kita, maka perlu mendatangkan kebahagiaan sebesar itu juga. Supaya seimbang dan fungsi otak kembali pada kondisi normal. Sehingga dapat berpikir jernih kembali seperti sedia kala.

Sebagian orang melakukan piknik, sebagai kegiatan me-refresh (penyegaran kembali) dan recovery (penataan ulang) menjadi utuh kembali. Semua masalah yang selama ini membuat tidak nyaman, dapat dihilangkan secara langsung maupun berangsur-angsur, dengan piknik.

Bentuk kejenuhan dan kesedihan, seperti akibat pertengkaran dan masalah. Semua itu pasti terjadi dalam setiap kehidupan. Namun dengan piknik, dapat mengembalikan mood dapat kembali pulih. Manfaatkan kondisi bahagia saat piknik ini, untuk menulis yaa...

Peristiwa piknik, merupakan kegiatan yang dinanti-nantikan dalam keluarga. Biasanya, saat hendak piknik, perlu melalui beberapa persiapan. Didukung juga semangat untuk bahagia. Dan saat menjalankan piknik,  apakah Anda ingin lewati begitu saja? Tentu tidak ‘kan? Maka mengabadikan piknik Anda dengan tulisan, dijamin akan memberikan efek bahagia yang berkelanjutan.

Menulis, sebuah harapan supaya dapat menjadi kenangan. Bahkan menjadi sebuah kewajiban untuk menulis, terutama untuk pengalaman yang membahagiakan. Hal ini akan memperkaya pengalaman kita dalam menulis. 

Sesuai judul di atas, jika kalian kesulitan mencari inspirasi dalam menulis. Maka pergilah untuk piknik. Tulislah secara rinci perjalanan Anda. Hal-hal yang Anda temui di jalan. Hal-hal yang menyenangkan bagi Anda. Hal-hal baru, bahkan hal unik yang Anda lihat. Tuliskan semuanya! Maka Anda akan mendapatkan karya yang fantastis. Anda sendiri akan tidak menyangka, tulisan Anda sudah memenuhi lembaran.

Bagi penulis baru, hal ini tentu akan membuat percaya diri. Karena ternyata dengan menuliskan perjalanan piknik, kita bisa menuangkannya dalam ribuan kata. Selamat mencoba... Semoga cerita piknik Anda, bisa dituangkan dalam tulisan. Dan menjadi inspirasi bagi orang-orang yang membaca tulisan Anda...😊

Sumber foto: Google

(TIM PENULIS FAM)

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...