Skip to main content

Ulasan Puisi "Aku Lelah" Karya Walrina (FAMili Kutai Kartanegara)

NET
Ini lelahnya hati anak manusia. Cinta yang pergi, atau yang mati, apa sedemikian melekatnya di jiwa hingga tidak bisa dilepas dan dari masa ke masa terus menyiksa? Ada rasa sesal yang tidak bisa dimungkiri, karena satu beban muncul dengan bunyi kira-kira begini: andai saja semua tidak berubah. Atau mungkin tepatnya begini: kenapa tidak berjalan seperti mauku?

Tapi semua sudah berubah atau semua sudah terlanjur jauh dari maunya si "aku", hingga hanya lelah yang didapat. Kalau dibilang bertepuk sebelah tangan, rasa-rasanya tidak juga. Kalau dibilang ternodai orang ketiga, rasanya juga kurang pas. Maka, inilah ketidakpastian, yang rasanya jauh lebih pahit dari apa pun. Jelas sudah kenapa begitu lelahnya "aku" ini.

Saran untuk penulis, kembangkan karya-karya ke depan. Gali tema-tema yang lebih luas dengan jalan masuk yang ditempuh dengan banyak cara. Menulis rasa dalam puisi tidak harus selalu mengikuti arus. Tentang arus dengan perbanyak mencoba gaya lain, juga dengan pemilihan diksi yang menantang dan tidak umum. Pelan dan pasti, nanti Anda akan temukan gaya sendiri yang bisa jadi khas dan sulit "ditiru" orang lain, hingga istimewalah puisi yang Anda buat. Jangan lelah berpuisi dan puisi tentunya mengundang hasrat yang besar untuk belajar mengolah rasa dan pikiran. Bukan begitu?

Salam santun, salam karya!

TIM FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

BERIKUT NASKAH ASLI TANPA EDITING

AKU LELAH...
Karya: Walrina (IDFAM3345U)

Aku  lelah  bertanya padamu yang  hanya  diam
Aku  lelah  bertanya padamu  yang hanya membisu
Aku  lelah  mencari kepastian akan cintamu
Aku  lelah mencari kepastian akan hatimu

Mengingatmu  justru  menyakitkan  sanubariku
Mengingatmu  justru menyesakkan dadaku
Mengingatmu  justru meremukkan tubuhku

Namun tak mampu jua ku lupakanmu sepenuhnya
Walau kaulah  kenangan terpahit dalam  kenyataan  hidupku
Namun kau pernah jadi madu dalam hari-hariku

Samboja, 26 Agustus 2011

Lihat koleksi buku karya anggota FAM Indonesia DI SINI

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...