Skip to main content

Ulasan Puisi "Bangun, Indonesiaku" Karya Fitri Wahyuning (FAMili Jambi)

NET
Puisi ini mengajak kita semua untuk bangun. Sesungguhnya kita sebagai bangsa Indonesia sangatlah kaya. Hanya saja sebagian besar dari kita "malas" dan "tidak peduli", atau malah tidak sedikit juga yang "rakus". Melalui puisi sederhana ini, penulis mengajak kita untuk bangun, sesuai judulnya: Bangun, Indonesiaku. Bangun dari tidur panjang? Bangun dari rasa malas? Bangun dari sekadar berangan tanpa usaha? Ya!

Ada beberapa koreksi dalam penulisannya. Kata "negri" seharusnya ditulis "negeri". Lalu "kemana" dan "karna" yang benar ditulis "ke mana" dan "karena". Soal EYD ini, diharapkan ke depan penulis lebih memerhatikan. Juga, pada beberapa baris terdapat nada tanya, yang mestinya diakhiri dengan tanda tanya, namun tidak. Tim FAM menilai, setiap puisi mestinya tidak sekadar mengutamakan keindahan, tetapi juga penyajian,; dalam hal ini kerapian pengetikan. Tentu saja keindahan puisi serta pesan yang dibawanya amat penting. Namun kedua hal itu akan menjadi lebih "bernilai" ketika disajikan dengan bentuk terbaiknya.

Terus berlatih dan jangan berhenti berpuisi.

Salam santun, salam karya!

TIM FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

[BERIKUT NASKAH ASLI TANPA EDITING]

Bangun, Indonesiaku


Karya Fitri Wahyuning (IDFAM3325U)

Punya siapa negri ini
Mau kemana negri ini
Hendak dibawa kemana negri ini
Dan mengapa negri ini

Siapa yang tahu
Bagaimana mau tahu
Tak ada yang tahu
Dan tak ada yang mau tahu

Namun, kekayaan alam yang membuat ada
Kini memang berada
Orang yang tak peduli
 menjadi peduli
Orang yang tak mau tahu
menjadi tahu

Karna negri ini punya kita
Kita,,,semua masyarakat Indonesia
Inilah negri kita
Kebanggaan kita

Ayo, bangun negriku
Tunjukan kekayaanmu
Kobarkan nyalimu
Dengan mengeksplor sumber alammu

Lihat koleksi buku karya anggota FAM Indonesia DI SINI

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...