Cinta ini bertepuk sebelah tangan. Cinta ini menyiksa. Cinta ini melukai. Karena saking terabaikannya, sampai timbul ungkapan "sekejap membutuhkanmu". Hanya sekejap, apa artinya? Terlalu besar bagi yang tidak sama sekali. Pada bait kedua ada usaha penyangkalan rasa: "ingin sekejap terbaring tanpa harus mengingatmu". Tapi nyatanya itu tidak bisa dan mustahil.
Puisi ini sudah baik. Pesannya tersampaikan. Diksi sederhana tapi cukup ampuh. Hanya mungkin butuh terus berlatih dan berlatih agar ciri khas Anda bisa muncul. Sedikit koreksi soal EYD ada pada kata "menoreh" (bait pertama, baris kedua) yang harusnya "menoleh", dan kata "tehenti" (bait kedua, baris kedua) yang harusnya "terhenti".
Pesan untuk penulis, teruslah berpuisi. Cari ide-ide sederhana dulu untuk berpuisi, misalnya menulis puisi tentang daun atau sandal atau mungkin genangan air di depan rumah. Diksi-diksi sederhana tidak selalu buruk jika ditangani dengan baik. Dan berlatih secara rutin akan menghasilkan puisi-puisi sederhana yang baik.
Salam aktif,
TIM FAM INDONESIA
[BERIKUT NASKAH ULASAN TANPA EDITING]
Sekejap Membutuhkanmu
Karya: Liza Hilda Noor Azizah (IDFAM3801M)
Sulit untuk mengatakan membutuhkanmu
Karena kau berlalu tanpa menoreh untuk aku
Sulit untuk mengatakan, lihat aku !
Karena waktu menghapus aku dari pandanganmu
Ingin sekejap terbaring tanpa harus mengingatmu
Ingin sekejap pergi tanpa harus kembali tehenti
Aku sakit dengan cinta yang aku miliki
Aku sakit dengan rasa yang kau khianati
Aku sakit dengan pertemuan yang kau ingkari
Aku sakit, kau pergi tanpa mau peduli
Liza Hilda Noor Azizah
IDFAM3801M
Kuningan JABAR
Ingin menerbitkan buku di FAM Publishing? Hubungi call centre 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com
Puisi ini sudah baik. Pesannya tersampaikan. Diksi sederhana tapi cukup ampuh. Hanya mungkin butuh terus berlatih dan berlatih agar ciri khas Anda bisa muncul. Sedikit koreksi soal EYD ada pada kata "menoreh" (bait pertama, baris kedua) yang harusnya "menoleh", dan kata "tehenti" (bait kedua, baris kedua) yang harusnya "terhenti".
Pesan untuk penulis, teruslah berpuisi. Cari ide-ide sederhana dulu untuk berpuisi, misalnya menulis puisi tentang daun atau sandal atau mungkin genangan air di depan rumah. Diksi-diksi sederhana tidak selalu buruk jika ditangani dengan baik. Dan berlatih secara rutin akan menghasilkan puisi-puisi sederhana yang baik.
Salam aktif,
TIM FAM INDONESIA
[BERIKUT NASKAH ULASAN TANPA EDITING]
Sekejap Membutuhkanmu
Karya: Liza Hilda Noor Azizah (IDFAM3801M)
Sulit untuk mengatakan membutuhkanmu
Karena kau berlalu tanpa menoreh untuk aku
Sulit untuk mengatakan, lihat aku !
Karena waktu menghapus aku dari pandanganmu
Ingin sekejap terbaring tanpa harus mengingatmu
Ingin sekejap pergi tanpa harus kembali tehenti
Aku sakit dengan cinta yang aku miliki
Aku sakit dengan rasa yang kau khianati
Aku sakit dengan pertemuan yang kau ingkari
Aku sakit, kau pergi tanpa mau peduli
Liza Hilda Noor Azizah
IDFAM3801M
Kuningan JABAR
Ingin menerbitkan buku di FAM Publishing? Hubungi call centre 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com

Comments
Post a Comment