Skip to main content

Menuai Manfaat Berliterasi di Era Digital


KEMAJUAN zaman membawa konsekuensi terhadap kecanggihan teknologi. Akan tetapi, kemajuan teknologi digital belum dimanfaatkan secara optimal. Bagi generasi muda, kondisi tersebut diharapkan  mampu dijawab dengan inovasi dan kreativitas.

Itu yang menjadi topik diskusi Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Cabang Surabaya, Minggu (24/7/2016). Yudha Hari Wardhana, Ketua FAM Surabaya, menjelaskan, program literasi yang sudah dicanangkan di Surabaya –termasuk daerah-daerah lainnya– harus terus ditingkatnya.

Contohkannya program 15 menit wajib membaca di sekolah yang dicanangkan Kemdikbud. ”Kendati 15 menit membaca itu sebenarnya tidak cukup, kegiatan ini dapat diwujudkan dengan lebih menyenangkan dan menggali kreativitas untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya literasi membaca di kalangan pelajar,” tegas pria berkacamata tersebut.

Ryan Putra, mahasiswa jurusan fisika ITS, ikut berbagi pengalaman. Anggota FAM Surabaya yang aktif menulis sejak masih SMA itu mengatakan, membaca itu haruslah menyenangkan.
"Caranya, membaca buku yang betul-betul disukai. Bukan buku pelajaran yang malah akan membuat bosan,” tutur penulis muda lulusan SMAN 4 Surabaya tersebut.

Dalam diskusi itu, hadir Reffi Dhinar Seftiani, travel blogger. Penulis yang fasih berbahasa Jepang tersebut berbagi kiat pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan literasi yang positif serta menghasilkan keuntungan finansial.

”Di zaman sekarang, media sosial berkembang sangat pesat. Sayangnya, medsos justru banyak digunakan untuk kegiatan yang kontraproduktif,” jelasnya.

Ia berbagai pengalaman tentang mengembangkan blog dan medsos untuk mengasah keterampilan literasi menulis.

”Blog atau medsos bisa dijadikan sarana berbagi catatan traveling dengan gaya bahasa  sendiri. Nah, tulisan tersebut bisa menjadi salah satu alat soft selling terhadap produk tertentu,” terangnya.
Inilah yang membuatnya mereguk keuntungan dari kegiatan blogging, seperti mendapat bayaran khusus dari vendor atau perusahaan tertentu serta menjadi narasumber seminar blog.

Yudha menjelaskan, kegiatan ini sekaligus merupakan acara halal bihalal antaranggota FAMSurabaya. Selain penulis, acara silaturahmi itu juga dihadiri kalangan guru dan dosen.

Di antaranya, guru SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo Shofiatur Rohmatin SPd serta cerpenis A.M. Aziz yang juga dosen STIBA Satya Widya Surabaya. ”Diskusi ini rutin kami helat satu bulan sekali untuk menambah wawasan dan mengetahui progres literasi dari tiap anggota,” pungkasnya.

Reportase : Eko Prasetyo
Alumnus Pascasarjana Universitas Dr. Soetomo Surabaya & Anggota FAM Surabaya

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...