ARNESA FETALIA ULVA. Cita-citanya ingin menjadi peneliti dan penulis. Lahir di Payakumbuh, 17 April 1999. Saat ini masih berstatus sebagai pelajar di SMA Negeri 1 Payakumbuh. Suka menulis puisi. Ia anak pertama dari dua bersaudara. Saat ini berdomisili di Jalan Gelatik No. 18.c Parakpanjang, Cubadak Aia, Payakumbuh Utara, Sumatera Barat. Email: nestava@gmail.com.
MAKNA DARI KESALAHAN
Aku tak paham jalan pikiran
Ucapan dan tindakanmu
Terlalu munafik dan tinggi hati
Apa yang kau inginkan setelah ini?
Aku bukan sampah
Yang bisa kautendang dan buang dengan mudah
Memaafkanmu lagi bukan karakterku
Saat aku berusaha meredakan amarah
Kau malah bertambah ulah
Kemarahanku sudah mencapai tiang
Maaf memang bukan kata mahal
Tapi kau tak bisa membelinya dengan nominal
Sekali kesalahan dapat dilakukan perbaikan
Namun tindakanmu membuat retaknya semakin lebar
Bahkan sudah memecahkan sebuah kesatuan
Semoga menjadi pelajaran
Akan hidupmu di masa depan
2016
PENGIRING KEIKHLASAN
Ketika kubiarkan berlalu
Masa itu membawaku pada pemikiran berkelas
Menganalisis sebuah ikhlas
Haruskah mengungkit kebaikan sendiri?
Bukankah ikhlas harus tersembunyi?
Bahkan perlu lupa yang terjadi
Lalu, mengapa?
Pahala yang dijanjikan bisa tak sampai
Bahkan bisa hilang sebelum sampai
Riya, itu kata penghancurnya
Ingin semua orang simpatik
Fanatik akan anggapan baik
Ada pula terlepas dalam ucapan
Bahkan rusak saat kemarahan
Tapi yang selalu kuyakini
Keikhlasan selalu diiringi ketulusan
Ketika hati tulus melakukan
Semua kebajikan tak akan jadi pameran
Di lingkup keramaian
2016
Ingin menerbitkan buku dan cetak majalah sekolah? Hubungi FAM Publishing di 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com.
MAKNA DARI KESALAHAN
Aku tak paham jalan pikiran
Ucapan dan tindakanmu
Terlalu munafik dan tinggi hati
Apa yang kau inginkan setelah ini?
Aku bukan sampah
Yang bisa kautendang dan buang dengan mudah
Memaafkanmu lagi bukan karakterku
Saat aku berusaha meredakan amarah
Kau malah bertambah ulah
Kemarahanku sudah mencapai tiang
Maaf memang bukan kata mahal
Tapi kau tak bisa membelinya dengan nominal
Sekali kesalahan dapat dilakukan perbaikan
Namun tindakanmu membuat retaknya semakin lebar
Bahkan sudah memecahkan sebuah kesatuan
Semoga menjadi pelajaran
Akan hidupmu di masa depan
2016
PENGIRING KEIKHLASAN
Ketika kubiarkan berlalu
Masa itu membawaku pada pemikiran berkelas
Menganalisis sebuah ikhlas
Haruskah mengungkit kebaikan sendiri?
Bukankah ikhlas harus tersembunyi?
Bahkan perlu lupa yang terjadi
Lalu, mengapa?
Pahala yang dijanjikan bisa tak sampai
Bahkan bisa hilang sebelum sampai
Riya, itu kata penghancurnya
Ingin semua orang simpatik
Fanatik akan anggapan baik
Ada pula terlepas dalam ucapan
Bahkan rusak saat kemarahan
Tapi yang selalu kuyakini
Keikhlasan selalu diiringi ketulusan
Ketika hati tulus melakukan
Semua kebajikan tak akan jadi pameran
Di lingkup keramaian
2016
Ingin menerbitkan buku dan cetak majalah sekolah? Hubungi FAM Publishing di 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com.

Comments
Post a Comment