Skip to main content

[Resensi Buku] Sentuhan Cinta Bernilai Dakwah Terbalut dalam Setiap Kisah

Judul : Untuk Sumarni dari Suparman
Jenis Buku : Kumpulan Cerpen
Penulis : 25 Cerpenis Indonesia
Penerbit: FAM Publishing
Cetakan: I, November 2012
Tebal Buku: 257 halaman


Cinta, adalah sebuah rasa yang bisa membuat kebahagiaan dalam hidup manusia. Cinta memberikan warna yang menenteramkan di tengah gemerlap kehidupan fatamorgana ini. Sentuhan cinta yang terindah adalah apabila diiringi dengan ketulusan dan kasih sayang di jalan ridha Allah SWT. Sesama muslim adalah saudara, dan alangkah indahnya hidup bila saling berkasih sayang karena Allah.

Buku antologi cerpen cinta bernilai dakwah yang berjudul ‘Untuk Sumarni dari Suparman’ ini ditulis dengan begitu apik oleh 25 cerpenis Indonesia, diterbitkan FAM Publishing, Divisi Penerbitan FAM Indonesia. Sebuah buku dengan sentuhan cinta yang dituangkan dalam kepingan-kepingan kata dan tersusun menjadi sebuah karya cerpen indah dan bermakna.

Tengok cerpen “Untuk Sumarni dari Suparman” karya M.R Andrianus, cerpen yang penuh balutan kisah romantis sepasang suami-istri. Si tukang kuli bangunan bernama Suparman, yang berusaha membahagiakan istrinya, Sumarni. Suparman berusaha menepati janjinya untuk membelikan Sumarni sebuah giwang emas, tetapi apalah daya, setiap Suparman menabung selalu saja habis untuk kebutuhan sehari-hari. Sumarni tidak pernah marah, selalu mencintai Suparman dan sabar merawat buah hati mereka dalam kehidupan yang serba kekurangan itu. Bagian yang mengharukan adalah ketika Suparman menempelkan telinga Sumarni dengan es agar bisa ditusuk dengan jarum dan kelak akan dipasang giwang. Tetapi saat Suparman tak mampu membelikan, Sumarni menghibur Suparman dengan memasang telinganya dengan lidi agar bisa terlihat seperti memakai giwang.

Cerpen lainnya adalah “Buku Ini Jadi Saksinya” karya Darmawati, kisah gadis kecil yang miskin ingin bersekolah. Lalu cerpen “Keputusan Seiring waktu” karya Dwi P. U, tentang pilihan hidup artis cilik yang telah menjelma menjadi wanita dewasa. Cerpen “Tanah Ini Dijual Seribu Meter” karya Siti Haryani C, kisah tentang persahabatan yang mempunyai keinginan untuk menularkan gemar membaca pada anak-anak di desanya. “Pesan Cinta dari Korban Penggusuran” karya Yudha Hari W, tentang sebuah ungkapan hati yang merintih dari seorang korban penggusuran. Dan masih banyak lagi cerpen lainnya dengan kisah-kisah yang indah dan menyentuh. Rasanya ingin saya ceritakan semuanya karena begitu membekasnya kisah-kisah cerpen ini setelah saya membacanya.

Membaca buku ini tidak menyita waktu saya. Karena saya bisa membaca dengan ‘meloncat-loncat’, sesuai dengan judul cerpen yang ingin saya baca. Karena ditulis oleh beberapa penulis dengan latar belakang yang berbeda, maka cerpen ini pun menjadi unik. Terkadang kita bisa menemukan sebuah ending yang menceriakan, terkadang sebuah ending yang mengharukan, atau menyedihkan.

Selebihnya, terlepas dari isi cerpen apik ini. Tak ada salahnya setelah membaca cerpen, pembaca membaca biodata para penulis cerpen. Pembaca bisa terkaget-kaget dengan membacanya, karena ternyata cerpen-cerpen apik ini digarap oleh para penulis yang kebanyakan tidak berlatar belakang sebagai penulis murni. Bahkan ada yang masih berstatus sebagai pelajar yang tidak kita sangka karyanya mempunyai sebuah nilai yang bermakna di kalangan luas. Mungkin karena hal itu juga alur cerita dalam cerpen ini mengalir dengan begitu lembutnya dan tak terkesan seperti dibuat-buat.

Terakhir, yang paling penting, kita bisa memetik sebuah pelajaran berharga dari kisah-kisah yang terurai dalam buku yang berbalut cinta bernilai dakwah ini.

Peresensi:
HANUM ANGGRAINI AZKAWATI
Anggota FAM Indonesia
IDFAM 1285U-Sidoarjo
Email: Hanum_hiyanumz@yahoo.co.id

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...