Skip to main content

Alex R. Nainggolan, Pemenang Lomba Cipta Puisi Bencana

PARE – Puisi berjudul “Tubuh Bencana” karya Alex R. Nainggolan (Tanggerang, Banten) dinobatkan sebagai Juara 1 Lomba Cipta Puisi bertema “Bencana” yang ditaja Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia. Nama-nama pemenang diumumkan Sabtu (12/4) malam, di Pare, Kediri, Jawa Timur.

Selain puisi karya Alex R. Nainggolan, Tim Juri juga menetapkan dua pemenang utama lainnya, yaitu Juara 2 puisi berjudul “Ilhafa” karya M. Husnul Huda (Sumenep-Madura), dan Juara 3 puisi berjudul “Epilog” karya I Wayan Sumahardika (Denpasar-Bali).

“FAM Indonesia menerima 620 naskah puisi bertema bencana yang dikirim peserta dari seluruh daerah di Indonesia dan mancanegara,” kata Aliya Nurlela, pegiat FAM Indonesia, Ahad (13/4).

Selain juara utama, Tim Juri juga menetapkan tujuh puisi pilihan, masing-masing berjudul “Etsa Wajah Semesta” (Farida Sundari, Medan), “Tanah” (M. Imam Fatkhurrozi, Yogyakarta), “Karena Akukah Ini, Ibu?” (Liza Hasda, Batusangkar-Sumatera Barat), “Aku Dibungkus Asap” (Eddie MNS Soemanto, Padang-Sumatera Barat), “Di Balik Kelud” (Budi Harsono, Tulungagung-Jawa Timur), “Alam Mulai Enggan” (D.A. Akhyar, Palembang), dan “Lukisan Tubuh Nusantara” (Reny Puteri Utami, Palembang-Sumatera Selatan).

“Sebagai tanda apresiasi, tiga pemenang utama mendapat sejumlah hadiah dari FAM Indonesia,” kata Aliya Nurlela.

Ditambahkan, selain mengumumkan tiga pemenang utama dan tujuh puisi pilihan, FAM Indonesia juga menetapkan 77 puisi yang layak dibukukan (termasuk karya pemenang) dalam antologi puisi bencana yang direncanakan terbit dalam waktu dekat.

Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional bertema Bencana ini telah berlangsung sejak akhir Februari 2014. Tema ini diangkat FAM Indonesia mengingat banyaknya rangkaian bencana yang melanda Indonesia beberapa bulan belakangan, mulai dari gunung meletus, gempa bumi, banjir bandang, tanah longsor, kabut asap, dan lainnya.

“Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya bencana, salah satunya karena ulah tangan manusia. Lewat puisi, FAM mencoba mengetuk pintu hati semua orang untuk tidak memusuhi alam, sebaliknya bersahabat dengan alam,” tambah Aliya Nurlela yang juga penulis novel “Lukisan Cahaya di Batas Kota Galuh”. (*)

Sumber: INFO JAMBI.com

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...