Tim Juri Lomba Cipta Puisi Tingkat Nasional 2014 bertema “Bencana” malam ini mengumumkan 80 Nominator dari 620 naskah puisi peserta lomba. Ke-20 nominator tersebut adalah sebagai berikut (nama diurutkan berdasarkan Abjad):
1. Tubuh Bencana (Alex R. Nainggolan, Tangerang-Banten)
2. Berhutbah Pada Tanah (A.M Mulyadi, Majalengka-Jawa Barat)
3. Di Balik Kelud (Budi Harsono, Tulungagung-Jawa Timur)
4. Alam Mulai Enggan (D.A. Akhyar, Palembang)
5. Apa Banjir Tidak Takut Presiden? (Diah Wahyuningtyas, Tulungagung-Jawa Timur)
6. Aku Dibungkus Asap (Eddie MNS Soemanto, Padang-Sumatera Barat)
7. Di Pelukan Ibu (Elyada Putri Christanti, Malag-Jawa Timur)
8. Etsa Wajah Semesta (Farida Sundari, Medan)
9. Sang Penghantar Surat Isyarat (Ikhsan Satria Irianto, Curup-Bengkulu)
10. Epilog (I Wayan Sumahardika, Denpasar-Bali)
11. Seringai Sampah (Khairun Nisa, Karanganyar-Jawa Tengah)
12. Karena Akukah Ini, Ibu? (Liza Hasda, Batusangkar-Sumatera Barat)
13. Tanah (M. Imam Fatkhurrozi, Yogyakarta)
14. Ilhafa (M. Husnul Huda, Sumenep-Madura)
15. Bukan Laut (Reffi Dhinar Seftianti, Sidoarjo)
16. Lukisan Tubuh Nusantara (Reny Puteri Utami, Palembang-Sumatera Selatan)
17. Dzikir Dari Barak (Seruni, Solo)
18. Banjir di Atas Meja (Syarif Hidayatullah, Barito Kuala-Kalimantan Selatan)
19. Senja Harapan (Winda Efanur Fajriyatus Solihah, Yogyakarta)
20. Pak Tua di Sudut Jambur Sederhana (Yenuri Wanto, Tulungagung-Jawa Timur)
Selamat kepada para peserta yang masuk di tahapan ini. Dari 20 naskah Nominator, akan disaring kembal. Keputusan Tim Juri tidak dapat diganggu gugat dan tidak diadakan surat-menyurat.
Salam santun, salam karya.
FAM INDONESIA
www.famindonesia.com
1. Tubuh Bencana (Alex R. Nainggolan, Tangerang-Banten)
2. Berhutbah Pada Tanah (A.M Mulyadi, Majalengka-Jawa Barat)
3. Di Balik Kelud (Budi Harsono, Tulungagung-Jawa Timur)
4. Alam Mulai Enggan (D.A. Akhyar, Palembang)
5. Apa Banjir Tidak Takut Presiden? (Diah Wahyuningtyas, Tulungagung-Jawa Timur)
6. Aku Dibungkus Asap (Eddie MNS Soemanto, Padang-Sumatera Barat)
7. Di Pelukan Ibu (Elyada Putri Christanti, Malag-Jawa Timur)
8. Etsa Wajah Semesta (Farida Sundari, Medan)
9. Sang Penghantar Surat Isyarat (Ikhsan Satria Irianto, Curup-Bengkulu)
10. Epilog (I Wayan Sumahardika, Denpasar-Bali)
11. Seringai Sampah (Khairun Nisa, Karanganyar-Jawa Tengah)
12. Karena Akukah Ini, Ibu? (Liza Hasda, Batusangkar-Sumatera Barat)
13. Tanah (M. Imam Fatkhurrozi, Yogyakarta)
14. Ilhafa (M. Husnul Huda, Sumenep-Madura)
15. Bukan Laut (Reffi Dhinar Seftianti, Sidoarjo)
16. Lukisan Tubuh Nusantara (Reny Puteri Utami, Palembang-Sumatera Selatan)
17. Dzikir Dari Barak (Seruni, Solo)
18. Banjir di Atas Meja (Syarif Hidayatullah, Barito Kuala-Kalimantan Selatan)
19. Senja Harapan (Winda Efanur Fajriyatus Solihah, Yogyakarta)
20. Pak Tua di Sudut Jambur Sederhana (Yenuri Wanto, Tulungagung-Jawa Timur)
Selamat kepada para peserta yang masuk di tahapan ini. Dari 20 naskah Nominator, akan disaring kembal. Keputusan Tim Juri tidak dapat diganggu gugat dan tidak diadakan surat-menyurat.
Salam santun, salam karya.
FAM INDONESIA
www.famindonesia.com
Comments
Post a Comment