Skip to main content

Surat Pernyataan Originalitas Karya untuk Apa?

FAMili, dalam setiap event perlombaan yang dikelola secara profesional, pihak penyelenggara—siapa pun dan lembaga apa pun penyelenggaranya—selalu mencantumkan syarat dan ketentuan bahwa peserta harus membuat “Surat Pernyataan Originalitas Karya”. Sebenarnya surat itu untuk apa?

Demikian banyak pertanyaan diajukan kepada Admin FAM Indonesia. Maka, FAM dapat menjawab sebagai berikut:

1. Surat Pernyataan Originalitas Karya dibutuhkan sebagai bentuk sebuah “pertanggungjawaban” penulis terhadap keaslian (original) karya yang ia tulis.

2. Dalam beberapa event lomba menulis yang digelar FAM Indonesia, selalu ditemukan karya-karya peserta yang terbukti tidak original, alias plagiat dari tulisan orang lain, baik sebagian maupun keseluruhan. Ukuran plagiat dimaksud adalah “mengutip teks secara utuh karya orang lain dan mengklaimnya sebagai karya sendiri”.

3. FAM Indonesia sebagai komunitas penulis yang orientasinya “membina”, oknum-oknum penulis tersebut hanya diingatkan dan tetap diberi arahan agar menjadi penulis yang jujur, tidak instan, dan menjunjung tinggi etika kepenulisan. Namun demikian, tulisan-tulisan yang terbukti plagiat, tetap diberlakukan sistem gugur (diskualifikasi) atau tidak diikutsertakan di dalam event dimaksud.

4. Tim Juri maupun Tim FAM Indonesia selalu melakukan kroschek tulisan yang “mencurigakan” dengan mencocokkan tulisan itu kepada tulisan yang diduga diplagiat lewat mesin pencari di internet (google, yahoo, dan sejenisnya). Pencocokan karya dugaan plagiat juga merujuk kepada sumber-sumber data yang dimiliki FAM Indonesia.

5. Begitu juga, FAM Publishing sebagai Divisi Penerbitan FAM Indonesia, tidak serta merta menerima naskah untuk diterbitkan jika naskah diduga memuat materi yang tidak original (tidak asli karya penulis) meski proses penerbitan sepenuhnya dibiayai penulis. Artinya, FAM Publishing (yang masih merupakan penerbit Self Publishing) tidak semata-mata mengejar target finansial (uang), namun juga melakukan edukasi untuk tetap menjunjung tinggi hak kekayaan intelektual orang lain agar tidak dilanggar oleh oknum penulis-penulis tertentu yang ingin mendapat keuntungan secara instan.

Demikian penjelasan FAM Indonesia untuk menjadi rujukan terutama bagi penulis-penulis pemula yang ingin terjun di dunia kepenulisan. “Penulis yang sukses adalah penulis yang berpeluh-peluh menjalani proses kreatifnya dan bangga dengan hasil karyanya sendiri”.

Salam santun, salam aktif!

FAM INDONESIA

Sumber ilustrasi: sepatufutsalasli.com

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...