Judul: Aku Masih Ada
Penulis: Supryadi Siregar
Kategori: Non fiksi
Terbit: 1 Februari 2015
Tebal: 187 hal; 14 x 20 cm
ISBN: 978-602-335-004-9
Harga: Rp45.000,- (Harga belum termasuk Ongkir)
Gejolak batin yang terkerangkeng oleh ketidakmampuan mengungkapkan perasaan terhadap diri sendiri dan kepada orang yang dicintai dan mencintai yang terus menyakiti dan tersakiti. Terkadang betapa perasaan harus berkawan dan melawan diri sendiri. Inilah yang saya tangkap dari beberapa puisi torehan Supryadi Siregar. Sosok lelaki yang benar-benar lelaki ini, bagai karang yang keras tak bergerus arus ombak dan di sela karang ada kelembutan air yang mengair.
~Fitri Dahlia, Penulis biografi, Jurnalis
Yang tersirat dalam puisi itu adalah Tuhan, Tuhan ada di mana-mana. Coba renungkan dan pikirkan dalam puisi-puisi itu.
~Abu Amir Hamzyah, Konsultan
Selamat! Senang melihatnya...
~John Siregar, Penyair
Sukses Bapak, Aamiin!
~Asa Firza, Pustakawan
Sangat menggugah dan inspiratif bagi penikmat puisi.
~Nita Purba, Pelaku Asuransi, Penikmat Puisi
Indah bermakna, menyentuh hati, religius dan Poltek 88 memang OK punya.
~Ready Purba, Poltek USU 88
Supryadi Siegar, beruntung mengenalnya meski hanya lewat FB, Karyanya mengalir tanpa henti, seperti mesin kata-kata. Beberapa kali kami berkolaborasi dalam puisi. Semoga karya-karyanya semakin hebat, semakin melangit!
~Irma Syahrin, Pegiat Puisi
[Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre 0812 5982 1511, atau via email forumaktifmenulis@yahoo.com, dan kunjungi web kami di www.famindonesia.com]
Penulis: Supryadi Siregar
Kategori: Non fiksi
Terbit: 1 Februari 2015
Tebal: 187 hal; 14 x 20 cm
ISBN: 978-602-335-004-9
Harga: Rp45.000,- (Harga belum termasuk Ongkir)
Gejolak batin yang terkerangkeng oleh ketidakmampuan mengungkapkan perasaan terhadap diri sendiri dan kepada orang yang dicintai dan mencintai yang terus menyakiti dan tersakiti. Terkadang betapa perasaan harus berkawan dan melawan diri sendiri. Inilah yang saya tangkap dari beberapa puisi torehan Supryadi Siregar. Sosok lelaki yang benar-benar lelaki ini, bagai karang yang keras tak bergerus arus ombak dan di sela karang ada kelembutan air yang mengair.
~Fitri Dahlia, Penulis biografi, Jurnalis
Yang tersirat dalam puisi itu adalah Tuhan, Tuhan ada di mana-mana. Coba renungkan dan pikirkan dalam puisi-puisi itu.
~Abu Amir Hamzyah, Konsultan
Selamat! Senang melihatnya...
~John Siregar, Penyair
Sukses Bapak, Aamiin!
~Asa Firza, Pustakawan
Sangat menggugah dan inspiratif bagi penikmat puisi.
~Nita Purba, Pelaku Asuransi, Penikmat Puisi
Indah bermakna, menyentuh hati, religius dan Poltek 88 memang OK punya.
~Ready Purba, Poltek USU 88
Supryadi Siegar, beruntung mengenalnya meski hanya lewat FB, Karyanya mengalir tanpa henti, seperti mesin kata-kata. Beberapa kali kami berkolaborasi dalam puisi. Semoga karya-karyanya semakin hebat, semakin melangit!
~Irma Syahrin, Pegiat Puisi
[Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre 0812 5982 1511, atau via email forumaktifmenulis@yahoo.com, dan kunjungi web kami di www.famindonesia.com]

Comments
Post a Comment