Skip to main content

Sajak-Sajak Dibuang Sayang

Judul: Sajak-Sajak Dibuang Sayang
Penulis: Muhammad Subhan
Kategori: Puisi
Terbit: Januari 2015
Tebal: 165 hal; 14 x 20 cm
ISBN: 978-602-7956-95-7
Harga: Rp39.000,- (Harga belum termasuk Ongkir)

***

Sajak-Sajak Dibuang Sayang, adalah kumpulan puisi yang ditulis Muhammad Subhan ketika awal-awal proses kreatifnya menulis puisi. Puisi-puisi di buku ini sangat sederhana, bahkan beberapa di antaranya bergaya klasik. Tapi semua puisi itu, telah melalui proses kontemplasi yang panjang, sebab ia lahir dari beragam peristiwa bernilai sejarah, yang hadir dan berkelindan dalam kehidupan penulisnya.

Sebagian besar, puisi-puisi di buku ini telah terbit di sejumlah media massa (koran, majalah, portal online), dan sedikit yang belum dipublikasikan. Sebelum menjadi buku, puisi-puisi ini berserakan di sejumlah tempat; disket, flasdisk, kliping koran yang kertasnya telah menguning dan beberapa puisi diketik ulang penulisnya dengan perbaikan EYD, serta tersimpan di sejumlah folder yang susunannya tak rapi di komputer dan konon katanya sudah beberapa kali rusak serta dua kali diganti karena tak dapat diperbaiki lagi.

Penulisnya menganggap, puisi-puisi di buku ini adalah sebagai “anak” sendiri. Ibarat seorang ibu yang melahirkan bayinya, prosesnya “berdarah-darah”, sakit di atas kesakitan. Namun, setelah bayi itu lahir, si ibu harus ikhlas menerima takdir Tuhan terhadap kondisi fisik anaknya, sehat maupun cacat. Jika anak itu sehat, patut disyukuri, jika tidak disambut dengan sabar.

Muhammad Subhan lahir di Medan, 3 Desember 1980. Berdarah Aceh-Minang. Sejak tahun 2000 ia menggeluti dunia jurnalistik dan bekerja sebagai wartawan, di antaranya: SKM Gelora, Gelar Reformasi, Media Watch (2000-2003), Harian Mimbar Minang (2003-2004), Harian Haluan (2004-2010), Editor Harian Online Kabar Indonesia yang berpusat di Belanda (2007-2010), Majalah Islam SABILI (2008-2012), Redaktur Budaya Harian Rakyat Sumbar (2012-sekarang), dan menulis lepas di beberapa media di Sumatera Barat maupun Jakarta. Pendidikan formalnya ia selesaikan di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Imam Bonjol Padangpanjang, Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI). SMA, SMP, dan SD ia tamatkan di Lhokseumawe, Aceh Utara. Selebih itu ia belajar otodidak dan aktif di berbagai kegiatan kepenulisan. Ia pernah bekerja dan “studi sastra” di Rumah Puisi Taufiq Ismail Sumatera Barat sekaligus menjadi Instruktur Sanggar Sastra Siswa Rumah Puisi (2009-2012).

Novelnya berjudul “Rinai Kabut Singgalang” (2011). Karyanya yang lain terkumpul dalam antologi bersama, di antaranya; Merengkuh Asa (2014), Fesbuk (2012), Bukittinggi, Ambo di Siko (2012), Menyirat Cinta Hakiki (2012), Kado untuk Jepang (2011), Lautan Sajadah (2009), Ponari for President (2009), Musibah Gempa Padang (2009), G30S: Gempa Padang (2009), Hujan Batu Buruh Kita (2009), Melawan Kemiskinan dari Nagari (2009), dll. Selain itu, cerpen, puisi, esai, artikelnya diterbitkan di sejumlah media di antaranya: Serambi Indonesia (Aceh), Waspada (Medan), Haluan, Singgalang, Padang Ekspres, Koran Padang, Metro Andalas (Padang), Rakyat Sumbar (Bukittinggi), Horison, Sabili (Jakarta), Kaltim Post (Banjarmasin), dll.

Sekarang ia memimpin Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia, sebuah Komunitas Kepenulisan Nasional yang berpusat di Pare, Kediri, Jawa Timur.

[Info pemesanan buku ini hubungi Call Centre 0812 5982 1511, atau via email forumaktifmenulis@yahoo.com]

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...