Skip to main content

Pegumuman Finalis Sayembara Cipta Puisi Tingkat Nasional Bertema “Aku Bangga Jadi Orang Indonesia”

Selamat malam, FAMili.

Tahapan seleksi peserta Sayembara Cipta Puisi Tingkat Nasional bertema “Aku Bangga Jadi Orang Indonesia” memasuki tahap akhir. Dari jumlah 1718 puisi, saat ini tersisa 20 (dua puluh) puisi yang berhasil masuk di babak final.

Sebelumnya, FAM Indonesia mengumumkan babak final hanya 10 (sepuluh) puisi saja. Namun, kesepakatan dewan juri “Tim FAM Indonesia”—juga menimbang banyaknya puisi yang bagus dan berpeluang menang—maka, finalis ditambah 10 (sepuluh) peserta lagi, dan total 20 (dua puluh) finalis.

Inilah dia, nama-nama peserta, asal kota, dan judul puisi yang masuk di tahapan final (nama diurutkan berdasarkan abjad A-Z):

1.    A. Warits Rovi, Sumenep (Di Tengah-Tengah Pengantin Sepasang Benua)
2.    Acet Asrival, Padang (Negeri dalam Mata)
3.    Ade Syaputra, Medan (Aku Bangga Jadi Orang Indonesia)
4.    Aditya Novitasari, Surabaya (Adalah Anak Indonesia)
5.    Ahmad Ijazi, Pekanbaru (Pada Batas Tualang)
6.    Aqib Wisnu Priatmojo, Magelang (Soekarno 1930)
7.    Dedi Saeful Anwar, Cianjur (Zikir Negeri Dua Per Tiga Air)
8.    Faidi Rizal Alief, Sumenep (Sebuah Negeri Bernama Indonesia Raya)
9.    Farihatun Nafiah, Jombang (Seribu Warna pada Tanah Beta)
10.    Fina Lanahdiana, Kendal (Melukis Perihal Ikhtisar)
11.    Grace Sianturi, Jakarta (Si Gale-Gale)
12.    Kamil Dayasawa, Yogyakarta (Hikayat Pohon)
13.    Lasinta Ari Nendra Wibawa, Garut (Kepada Negeri yang Menawarkan Segala Kemungkinan)
14.    Moh. Gufron Cholid, Madura (Anugerah yang Tak Pernah Tuntas Kau Gali)
15.    Muhammad Rian Azzam Fakrullah, Sukabumi (Aku Ingin Menulis Sajak dengan Namamu)
16.    Rezqie Muhammad Al Fajar Atmanegara, Banjarmasin (Anak-Anak Pulau, Orang Tua Nusantara)
17.    Rita Deswita, Padang (Bukan Negeri Dongeng)
18.    Siti Sarah, Karawang (Surat Cinta untuk Pertiwi)
19.    Siti Zakiyatul Khamidah, Brebes (Yang Kubangun di Gelap Bayangmu)
20.    Syarifullah, Sumenep (Kabar dari Pesisir: Doa Pelaut di Bulan Purnama)

SELAMAT KEPADA 20 FINALIS!!

Sekali lagi, Anda jangan cepat berpuas diri dulu. Ke-20 puisi ini selanjutnya masuk ke tahapan akhir, yaitu penentuan pemenang puisi terbaik 1, 2 dan 3. Dan, semoga itu adalah Anda!

PENGUMUMAN PENTING: Sebelumnya, FAM Indonesia mengumumkan bahwa Pemenang 1, 2 dan 3 akan diumumkan pada Kamis, 5 Maret 2015, pukul 21.00 WIB. Namun, dengan bertambahnya jumlah finalis (20 peserta), kesepakatan dewan juri “Tim FAM Indonesia”, Pengumuman Pemenang diundur ke hari Minggu, 8 Maret 2015, pukul 21.00 WIB. Dewan juri membutuhkan waktu yang lebih serius dan fokus memilih puisi terbaik dari 20 puisi finalis. Atas perubahan jadwal pengumuman pemenang ini, kepada finalis diminta kemaklumannya dan disampaikan permohonan maaf.

Keputusan Dewan Juri atas nama-nama finalis dan judul puisi di atas adalah mutlak, mengikat, tidak dapat diganggu-gugat, dan tidak diadakan surat menyurat dalam bentuk apa pun.

Terima kasih atas partisipasi berbagai pihak yang ikut menyukseskan sayembara ini. Sebagai tanda apresiasi, FAM Indonesia memberikan Piagam Penghargaan kepada seluruh peserta yang akan dikirim ke email masing-masing peserta setelah pengumuman pemenang.

Salam santun, salam karya.
FAM INDONESIA


Lihat koleksi buku-buku karya anggota FAM Indonesia DI SINI

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...