Terima kasih kepada seluruh penulis antologi puisi "Lautku, Lautmu" yang telah berkarya bersama FAM Indonesia.
Sebagai bentuk apresiasi, seluruh penulis yang tergabung dalam buku ini mendapatkan piagam penghargaan seperti contoh. Piagam dikirim ke email masing-masing penulis.
Adapun nama-nama penulis di buku ini, sbb:
1. Ali Munir (Sumenep)
Judul puisi: Samudra Kasih, Lautan Rezeki
2. Arief Rahman Hakim (Surabaya)
Judul puisi: Surat Untuk Lautan, Rindu Bapak
3. Annisa Puspa Kirana (Malang)
Judul puisi: Kukejar Cita di Seberang Samudra, Bulir Pasir di Tepi Pantai
4. Ayoung Farida Al-Ayyubie (Suarabaya)
Judul puisi: Nelayan dalam Sajak Semesta, Tuhan Titipkan
5. Andam Dewi Pertiwi (Jakarta Selatan)
Judul puisi: Entahlah, Mungkin Memang Hatiku Seperti Laut. Laut Sang Saksi Sebuah Penantian
6. Agus Susiyanti (Taiwan)
Judul puisi: Oh Laut, Anak Buah Kapal (ABK)
7. Amirullah B (Mamuju, Sulbar)
Judul puisi: Meretas Pelangi Cinta, Kita dan Laut
8. Aqib Wisnu Priatmojo (Surakarta)
Judul puisi: Menjadi Laut, Laut Ibu
9. Aprianus Putrason Niron (Maumere, NTT)
Judul puisi: Tentang Kami dan Dirimu, Senja di Pasir Terbalut Biru
10. Agus Salim (Sumenep, Madura)
Judul puisi: Lautku Lautmu, Selamanya Aku Menjadi Ikan
11. Arkananta Sitara (Muara Enim, Sumsel)
Judul puisi: Membiru Sendu, Jejak Pelangi
12. Agus Pramono (Mojokerto)
Judul puisi: Kisah Laut-lautku, Nyanyian Laut
13. Atih Fitria (Jambi)
Judul puisi: Teras Pantai Yogyakarta, Jaga Laut Kita
14. Anis Fatihatul Munazillah (Magelang)
Judul puisi: Membidik Bahari, Senja di Pangkuan Bahari
15. Alaik Murtadlo (Surabaya)
Judul puisi: Apakah Laut, Nelayan Menggembala Ikan
16. Ayu Kusuma Dewi (Maumere, NTT)
Judul puisi: Hamparan Safir Biru, Pesona yang Tak Berujung
17. Alivia Salma Lihayati (Semarang)
Judul puisi: Laut Duta Dunia, Laut Separuh
18. Arif Widiatmoko (Sidoarjo)
Judul puisi: Terumbu Karang di Laut Indonesia, Bunaken di Laut Sulawesi
19. Ahmad Khoirus Salim (Bengkulu)
Judul puisi: Pesan Seorang Nelayan pada Anaknya, Di Laut Duka Kami.
20. Brillian Eka Wahyudi (Jakarta)
Judul puisi: Buaian Bahari, Bahari Nusantara
21. Badarudin Amir (Barru, Sulsel)
Judul puisi: Membaca Lautmu, Sajak Rindu Pada Sebuah Senja di Pantai
22. Bintang Hafizar Ar-Ruwiy (Karawang)
Judul puisi: Merindu Pesona Biru, Pantai Samudera Baru Karawang
23. Bagus Alif Firmansyah (Gresik)
Judul puisi: Laut, Kau yang Melengos Kemari. Mendekte Biru
24. De Laras (Tangerang)
Judul puisi: Hai Laut, Bawalah Cintaku. Sang Peri Laut
25. Doni Alfajri (Agam, Sumbar)
Judul puisi: Ombak Berdendang, Siluet Pelabuhan Tua
26. Eli Awaliah (Cilegon)
Judul puisi: Riak Gelombang, Laut
27. Eni Setyowati (Tulungagung)
Judul puisi: Kilat untuk Lautku, Lukisan Laut
28. Eva De (Jambi)
Judul puisi: Pantai Panjang, Bahasa Rindu si Biru
29. F. Diannafi Abdillah (Surakarta)
Judul puisi: Aku Laut dan Sepi, Ketika Laut Murung
30. Fitri Indah Lestari (Sidoarjo)
Judul puisi: Karya Tuhan, Tangis Cipta Tuhan
31. Fania Handiyani S (Jakarta Utara)
Judul puisi: Syair Nelayan Kepada Sang Tuan, Dentangan Laut yang Merajut
32. Fan Best Duth (Malang)
Judul puisi: Di Pantai Lombang, Danau yang Terkubur
33. Gabby Maureen Pricilia (Medan)
Judul puisi: Sang Biru Pesona, Indahnya Laut
34. Harumika Sakurai (Hongkong)
Judul puisi: Kisah Lautan Kita, Dalam Diam Lautan
35. Hendri Efendi (Bukittinggi)
Judul puisi: Raja Bumi, Rantau Bertuah
36. Herdian Armandhani (Bali)
Judul puisi: Mercusuar, Anak-anak Pantai
37. Hasmidi (Sumenep)
Judul puisi: Aku Kabarkan pada Laut Tentang Dunia yang Sempit, Para Pelaut yang Bercadar Angin
38. Juliana Harahap (Padang Sidimpuan)
Judul puisi: Lautan Rindu, Gema Hati Laut
39. Kristina Andita Pradani (Surabaya)
Judul puisi: Terenggut dari Surga Dunia, Selamatkan Lautku
40. Levin (Bekasi)
Judul puisi: Hamparan Lautan, Mutiara Lautan
41. Lia Harnita (Lombok Timur, NTB)
Judul puisi: Laut Impian, Ombak Rindu
42. Lestari Hadiatin Ningsih (Lombok Barat)
Judul puisi: Ini Laut Surgawi, Si Biru yang Menawan
43. Maria Agustina (Ogan Komering Ulu, Sumsel)
Judul puisi:Pesona Laut yang Indah, Perjalanan Laut
44. M. Lukluk Atsmara Anjaina (Kendal)
Judul puisi: Laut Januari, Cahaya Jingga di Laut Kota
45. Mar’atul Fitriyah Annahwiyah (Surabaya)
Judul puisi: Perahu Kayu, Senja di Ujung Laut
46. Maria Fillieta Salvateri Kusumantara (Jakarta)
Judul puisi: Alunan Sendu dari Laut, Paras Cantik Lautan
47. Maya Harsasi (Semarang)
Judul puisi: Tentang Laut, Tentang Aku. Tentang Laut, Tentang-Mu
48. Muhammad Nabil (Sumbawa Barat, NTB)
Judul puisi:Lautanku Ciptaan-Nya, Dan Laut pun Bersaksi
49. Mukhammad Faris Hazim (Sidoarjo)
Judul puisi: Nelayan Tua, Tangisan Perompak
50. Miranti Julia Ulandari (Jambi)
Judul puisi: Karpet Biru Bumi, Resolusi Langit
51. Mokh. Yahya (Jateng)
Judul puisi: Bahtera dalam Firmannya, Perlu Kau Tahu
52. Nurman Mikail (Palembang)
Judul puisi: Laut Indonesia, Laut Kita
53. Najla Alfaiq (Kediri)
Judul puisi: My Sea, Sunset
54. Oky Pratama Yustisia (Jakarta)
Judul puisi: Di balik Air Laut, Tempat Bergantungnya Hidup
55. Putri Wulansari (Ogan Komering Ilir)
Judul puisi: Pesona Laut, Sang Pemberi Inspirasi
56. Rahmat Sahri Ramadani (Bontang, Kaltim)
Judul puisi: Itu Pujiku, Semua Tentang Laut
57. Reski Indah Sari (Makassar)
Judul puisi: Laut Hatimu, Isyarat Kerinduan
58. Rismawati Irliani (Paser, Kaltim)
Judul puisi: Tragedi di Laut Tak Berdosa, Aku dan Laut
59. Ratna Kushardjanti (Yogyakarta)
Judul puisi: Kontemplasi, Sahabat Laut
60. Ratna Dewi (Bukittinggi)
Judul puisi: Tabir Lautan, Laut Melenguh
61. Selma Riyasni (Padang)
Judul puisi: Ombak, Senja ini
62. Suprapno (Tulungagung)
Judul puisi: Di Ujung Senja, Pesona Pantai
63. Syarifullah (Sumenep, Madura)
Judul puisi: Hikayat Laut dengan Rembulan, Siklus Perahu
64. Siti Ngaidah Sumarto (Hongkong)
Judul puisi: Di Hamparan Biru-Mu, Senja di Laut
65. Salma Fauziah Afifah Syahidah (Depok)
Judul puisi: Berbingkai Garis Pantai, Cakrawala Laut
66. Syaifa Rodiyah (Jakarta Selatan)
Judul puisi: Manusia Senja, Lautan Bulan
67. Sinta Wahyuni (Surakarta)
Judul puisi: Kekasih Biru, Gairah Badai
68. Tan Muhammad (Bengkulu)
Judul puisi: Laut Menyejukkan Hati, Pantai Pasar Bawah
69. Umu Fatimiah (Brebes)
Judul puisi: Cahaya Biru, Samudra Bersuara
70. Vina Febriani (Solok)
Judul puisi: Takdir di Atas Pasir, Mentari dari Timur Laut
71. Win Ansar (Banda Aceh)
Judul puisi: Senja Tenggelam, Ombak di Antara Desir Pasir
72. Yoanita Aisyah Anugraeny (Situbondo)
Judul puisi: Syair Duka Segara, Murka Samudera Biru
73. Zuraini (Bangka Belitung)
Judul puisi: Biru Nan Jelita, Menoreh Keindahan
74. Zahroh Ayu/Khumyr (Yogyakarta)
Judul puisi: Senja Harapan, Lautan Salmon
Salam aktif!
FAM INDONESIA
www.famindonesia.com
Lihat koleksi buku-buku karya anggota FAM Indonesia DI SINI
Sebagai bentuk apresiasi, seluruh penulis yang tergabung dalam buku ini mendapatkan piagam penghargaan seperti contoh. Piagam dikirim ke email masing-masing penulis.
Adapun nama-nama penulis di buku ini, sbb:
1. Ali Munir (Sumenep)
Judul puisi: Samudra Kasih, Lautan Rezeki
2. Arief Rahman Hakim (Surabaya)
Judul puisi: Surat Untuk Lautan, Rindu Bapak
3. Annisa Puspa Kirana (Malang)
Judul puisi: Kukejar Cita di Seberang Samudra, Bulir Pasir di Tepi Pantai
4. Ayoung Farida Al-Ayyubie (Suarabaya)
Judul puisi: Nelayan dalam Sajak Semesta, Tuhan Titipkan
5. Andam Dewi Pertiwi (Jakarta Selatan)
Judul puisi: Entahlah, Mungkin Memang Hatiku Seperti Laut. Laut Sang Saksi Sebuah Penantian
6. Agus Susiyanti (Taiwan)
Judul puisi: Oh Laut, Anak Buah Kapal (ABK)
7. Amirullah B (Mamuju, Sulbar)
Judul puisi: Meretas Pelangi Cinta, Kita dan Laut
8. Aqib Wisnu Priatmojo (Surakarta)
Judul puisi: Menjadi Laut, Laut Ibu
9. Aprianus Putrason Niron (Maumere, NTT)
Judul puisi: Tentang Kami dan Dirimu, Senja di Pasir Terbalut Biru
10. Agus Salim (Sumenep, Madura)
Judul puisi: Lautku Lautmu, Selamanya Aku Menjadi Ikan
11. Arkananta Sitara (Muara Enim, Sumsel)
Judul puisi: Membiru Sendu, Jejak Pelangi
12. Agus Pramono (Mojokerto)
Judul puisi: Kisah Laut-lautku, Nyanyian Laut
13. Atih Fitria (Jambi)
Judul puisi: Teras Pantai Yogyakarta, Jaga Laut Kita
14. Anis Fatihatul Munazillah (Magelang)
Judul puisi: Membidik Bahari, Senja di Pangkuan Bahari
15. Alaik Murtadlo (Surabaya)
Judul puisi: Apakah Laut, Nelayan Menggembala Ikan
16. Ayu Kusuma Dewi (Maumere, NTT)
Judul puisi: Hamparan Safir Biru, Pesona yang Tak Berujung
17. Alivia Salma Lihayati (Semarang)
Judul puisi: Laut Duta Dunia, Laut Separuh
18. Arif Widiatmoko (Sidoarjo)
Judul puisi: Terumbu Karang di Laut Indonesia, Bunaken di Laut Sulawesi
19. Ahmad Khoirus Salim (Bengkulu)
Judul puisi: Pesan Seorang Nelayan pada Anaknya, Di Laut Duka Kami.
20. Brillian Eka Wahyudi (Jakarta)
Judul puisi: Buaian Bahari, Bahari Nusantara
21. Badarudin Amir (Barru, Sulsel)
Judul puisi: Membaca Lautmu, Sajak Rindu Pada Sebuah Senja di Pantai
22. Bintang Hafizar Ar-Ruwiy (Karawang)
Judul puisi: Merindu Pesona Biru, Pantai Samudera Baru Karawang
23. Bagus Alif Firmansyah (Gresik)
Judul puisi: Laut, Kau yang Melengos Kemari. Mendekte Biru
24. De Laras (Tangerang)
Judul puisi: Hai Laut, Bawalah Cintaku. Sang Peri Laut
25. Doni Alfajri (Agam, Sumbar)
Judul puisi: Ombak Berdendang, Siluet Pelabuhan Tua
26. Eli Awaliah (Cilegon)
Judul puisi: Riak Gelombang, Laut
27. Eni Setyowati (Tulungagung)
Judul puisi: Kilat untuk Lautku, Lukisan Laut
28. Eva De (Jambi)
Judul puisi: Pantai Panjang, Bahasa Rindu si Biru
29. F. Diannafi Abdillah (Surakarta)
Judul puisi: Aku Laut dan Sepi, Ketika Laut Murung
30. Fitri Indah Lestari (Sidoarjo)
Judul puisi: Karya Tuhan, Tangis Cipta Tuhan
31. Fania Handiyani S (Jakarta Utara)
Judul puisi: Syair Nelayan Kepada Sang Tuan, Dentangan Laut yang Merajut
32. Fan Best Duth (Malang)
Judul puisi: Di Pantai Lombang, Danau yang Terkubur
33. Gabby Maureen Pricilia (Medan)
Judul puisi: Sang Biru Pesona, Indahnya Laut
34. Harumika Sakurai (Hongkong)
Judul puisi: Kisah Lautan Kita, Dalam Diam Lautan
35. Hendri Efendi (Bukittinggi)
Judul puisi: Raja Bumi, Rantau Bertuah
36. Herdian Armandhani (Bali)
Judul puisi: Mercusuar, Anak-anak Pantai
37. Hasmidi (Sumenep)
Judul puisi: Aku Kabarkan pada Laut Tentang Dunia yang Sempit, Para Pelaut yang Bercadar Angin
38. Juliana Harahap (Padang Sidimpuan)
Judul puisi: Lautan Rindu, Gema Hati Laut
39. Kristina Andita Pradani (Surabaya)
Judul puisi: Terenggut dari Surga Dunia, Selamatkan Lautku
40. Levin (Bekasi)
Judul puisi: Hamparan Lautan, Mutiara Lautan
41. Lia Harnita (Lombok Timur, NTB)
Judul puisi: Laut Impian, Ombak Rindu
42. Lestari Hadiatin Ningsih (Lombok Barat)
Judul puisi: Ini Laut Surgawi, Si Biru yang Menawan
43. Maria Agustina (Ogan Komering Ulu, Sumsel)
Judul puisi:Pesona Laut yang Indah, Perjalanan Laut
44. M. Lukluk Atsmara Anjaina (Kendal)
Judul puisi: Laut Januari, Cahaya Jingga di Laut Kota
45. Mar’atul Fitriyah Annahwiyah (Surabaya)
Judul puisi: Perahu Kayu, Senja di Ujung Laut
46. Maria Fillieta Salvateri Kusumantara (Jakarta)
Judul puisi: Alunan Sendu dari Laut, Paras Cantik Lautan
47. Maya Harsasi (Semarang)
Judul puisi: Tentang Laut, Tentang Aku. Tentang Laut, Tentang-Mu
48. Muhammad Nabil (Sumbawa Barat, NTB)
Judul puisi:Lautanku Ciptaan-Nya, Dan Laut pun Bersaksi
49. Mukhammad Faris Hazim (Sidoarjo)
Judul puisi: Nelayan Tua, Tangisan Perompak
50. Miranti Julia Ulandari (Jambi)
Judul puisi: Karpet Biru Bumi, Resolusi Langit
51. Mokh. Yahya (Jateng)
Judul puisi: Bahtera dalam Firmannya, Perlu Kau Tahu
52. Nurman Mikail (Palembang)
Judul puisi: Laut Indonesia, Laut Kita
53. Najla Alfaiq (Kediri)
Judul puisi: My Sea, Sunset
54. Oky Pratama Yustisia (Jakarta)
Judul puisi: Di balik Air Laut, Tempat Bergantungnya Hidup
55. Putri Wulansari (Ogan Komering Ilir)
Judul puisi: Pesona Laut, Sang Pemberi Inspirasi
56. Rahmat Sahri Ramadani (Bontang, Kaltim)
Judul puisi: Itu Pujiku, Semua Tentang Laut
57. Reski Indah Sari (Makassar)
Judul puisi: Laut Hatimu, Isyarat Kerinduan
58. Rismawati Irliani (Paser, Kaltim)
Judul puisi: Tragedi di Laut Tak Berdosa, Aku dan Laut
59. Ratna Kushardjanti (Yogyakarta)
Judul puisi: Kontemplasi, Sahabat Laut
60. Ratna Dewi (Bukittinggi)
Judul puisi: Tabir Lautan, Laut Melenguh
61. Selma Riyasni (Padang)
Judul puisi: Ombak, Senja ini
62. Suprapno (Tulungagung)
Judul puisi: Di Ujung Senja, Pesona Pantai
63. Syarifullah (Sumenep, Madura)
Judul puisi: Hikayat Laut dengan Rembulan, Siklus Perahu
64. Siti Ngaidah Sumarto (Hongkong)
Judul puisi: Di Hamparan Biru-Mu, Senja di Laut
65. Salma Fauziah Afifah Syahidah (Depok)
Judul puisi: Berbingkai Garis Pantai, Cakrawala Laut
66. Syaifa Rodiyah (Jakarta Selatan)
Judul puisi: Manusia Senja, Lautan Bulan
67. Sinta Wahyuni (Surakarta)
Judul puisi: Kekasih Biru, Gairah Badai
68. Tan Muhammad (Bengkulu)
Judul puisi: Laut Menyejukkan Hati, Pantai Pasar Bawah
69. Umu Fatimiah (Brebes)
Judul puisi: Cahaya Biru, Samudra Bersuara
70. Vina Febriani (Solok)
Judul puisi: Takdir di Atas Pasir, Mentari dari Timur Laut
71. Win Ansar (Banda Aceh)
Judul puisi: Senja Tenggelam, Ombak di Antara Desir Pasir
72. Yoanita Aisyah Anugraeny (Situbondo)
Judul puisi: Syair Duka Segara, Murka Samudera Biru
73. Zuraini (Bangka Belitung)
Judul puisi: Biru Nan Jelita, Menoreh Keindahan
74. Zahroh Ayu/Khumyr (Yogyakarta)
Judul puisi: Senja Harapan, Lautan Salmon
Salam aktif!
FAM INDONESIA
www.famindonesia.com
Lihat koleksi buku-buku karya anggota FAM Indonesia DI SINI

Comments
Post a Comment