Skip to main content

Ulasan Puisi "Bayanganku Pun Tak Tahu" Karya Walrina (FAMili Kutai Kartanegara)

Cinta bertepuk sebelah tangan. Itulah yang penulis coba tuturkan dalam bait-bait puisi sederhana ini. Jatuh cinta membuat sosok yang diharapkan itu mengendap dalam kepala, atau biasa kita sebut: bayang-bayang. Maka, judul puisi ini menjelaskan betapa dalamnya rasa cinta tak berbalas.

Si bayangan ada di tempat yang jauh dari hati; tidak tahu, tidak mengerti, maka jatuh ke pemahaman oleh sang perindu bahwa itu "tidak peduli". Bayangan yang tidak tahu apa-apa memang tidak bisa disalahkan, apalagi digugat. Karena bayangan selamanya akan bisu. Dan sebagaimana bayangan, sosok yang dicinta itu hanya sekadar ada, tanpa hadir dalam bentuk seutuhnya, menemani "aku" yang dirundung berbagai kesusahan. Duhai, alangkah pahitnya.

Tim FAM Indonesia menemukan sejumlah kesalahan penulisan, di antaranya ada pada kata-kata berikut: "satupun", "takkan", "ku tahu". Yang benar ditulis: "satu pun", "tak 'kan", "kutahu". 

Pesan untuk penulis, teruslah berlatih dan berlatih. Puisi tidak sekadar ungkapan hati, tetapi juga kedalaman makna pada tiap pilihan kata. Maka jangan henti berpuisi dan nikmati prosesnya, hingga kelak puisi yang tercipta lebih matang dari hari ini.

Salam santun, salam karya!

TIM FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

[BERIKUT NASKAH ASLI TANPA EDITING]

BAYANGANKU PUN TAK TAHU....

Oleh Walrina (IDFAM3345U)

Tak satupun orang tahu saat aku bersedih
Tak ada mata yang melihat raut dukaku
Tak ada bibir yang berucap menghiburku
Tak ada tangan yang usap air mataku

Bahkan bayanganku pun tak tahu
Kapan aku jatuhkan air mata itu
Kapan hatiku merasa pilu
Kapan batinku terasa ngilu

Dan kaupun takkan pernah tahu
Bagaimana rasa hatiku
Saat ku tahu bahwa dirimu
Selamanya takkan jadi milikku....

Samboja, 6 Agustus 2011

Lihat koleksi buku karya anggota FAM Indonesia DI SINI

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...