![]() |
| NET |
Dari segi pemilihan diksi dan isi, puisi ini cukup bagus. Maka Tim FAM tidak memberi masukan kecuali agar penulis mencoba lebih banyak lagi kreasi kata-kata untuk puisi akrostik terbarunya. Sebab semakin mengasah keterampilan ber-"akrostik", semakin lihai pulalah nanti Anda dalam berpuisi. Dan bukan tidak salah mencoba jenis puisi lain. Nikmati prosesnya, reguk indahnya kata-kata, dan nanti, bila tiba saatnya, ciri khas seorang penulis akan tampak.
Untuk koreksi typo ada pada kata "maha kuasa". Yang benar ditulis "mahakuasa". Untuk kata-kata lain tampaknya sudah tidak ada kesalahan. Teruslah berpuisi dan jangan bosan berimajinasi.
Salam santun, salam karya!
TIM FAM INDONESIA
[BERIKUT NASKAH ASLI TANPA EDITING]
Bengkulu Bumi Rafflesia
Karya: Nike Mayang Sari (IDFAM3455M)
Bunga langka yang selalu dicari
Elok rupamu, busuk aromamu
Namun kehadiranmu selalu ditunggu
Gagah berdiri kokoh, itulah Rafflesia
Kicauan burung bersenda gurau di Bumi Rafflesia
Untaian kata tak bisa terukir untuk keindahan alam ini
Lautan terbentang luas, gunung kokoh berdiri tegak
Untuk mewarnai Bumi Rafflesia
Bersama birunya laut
Ukiran Bukit Barisan menyelimutimu
Masih tersimpan harapan sebuah flora
Itulah Rafflesia Arnoldi
Rafflesia Arnoldi namamu
Amboi alangkah elok rupamu
Flora langka aset Indonesia
Flora langka kebangganan bangsa
Lengkap sudah anugerah di bumi Ibu Pertiwi
Enggan rasanya hati pergi ke negeri orang tuk mencari seperti ini
Sudah terjawab semua oleh keindahan alam di bumi Ibu Pertiwi
Inilah anugerah yang tak ternilai dari Yang Maha Kuasa
Anugerah terindah di Bengkulu Bumi Rafflesia
Ingin menerbitkan buku di FAM Publishing? Hubungi call centre 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com.

Comments
Post a Comment