Skip to main content

Ulasan Puisi "Kemelut Peralihan" Karya Mafiana Annisya (FAMili Lampung)

NET
Sebagaimana yang kita tahu, setiap orangtua pasti menginginkan yang terbaik bagi anak-anaknya. Yang dilakukan untuk mewujudkan itu adalah dengan usaha dan doa. Kegigihan orangtua menyekolahkan anaknya setinggi mungkin adalah salah satu bagian dari usaha. Terakhir, doa agar segala jalan dimudahkan-Nya.

Dalam puisi ini kental perasaan gundah sekaligus "tertekan" dalam diri seorang anak. Tekanan ini bukan sesuatu yang negatif, melainkan sebaliknya, sebab lahir dari usaha dan doa orangtua yang tulus. Perasaan ini mulai terasa di batin anak sejak bait pertama. Betapa tertekan hingga terharu ia—yang akhirnya membuatnya bangkit untuk sebuah pembuktian bahwa setiap yang dilakukan orangtua untuknya tidak akan sia-sia; sekolah setinggi mungkin.

Membaca dan mencermati puisi ini, Tim FAM Indonesia menilai penulis cukup baik menggiring pengertian sebuah puisi dari tiada menuju ada. Samar-samar penulis memberi sedikit penerangan di satu-dua bagian, lalu menyusul bagian lain dan terjabarlah segala maksud di akhir bait.

Namun, sebagaimana puisi pada umumnya, tentu saja tidak menutup kemungkinan multi-tafsir. Termasuk puisi ini. Ia bisa saja hadir bukan sekadar menggambarkan hubungan erat orangtua dan anak yang tak ingin mengecewakan dalam suatu perjalanan hidup, tetapi juga antara sepasang kekasih yang saling menyemangati demi masa depan. Tidak ada petunjuk yang jelas membuat dua kemungkinan itu lahir. Namun yang jelas, kedua arah tafsir sama-sama menggambarkan "peralihan" seperti yang tertera pada judul.

Koreksi ada pada kata "merubah" yang harusnya ditulis "mengubah". Tidak ada kata kerja "merubah". Sisanya, tampaknya sudah tepat. Saran dari Tim FAM untuk penulis, terus perdalam kekuatan pena Anda. Diksi-diksi dalam puisi ini masih terasa sederhana, namun terkadang agak klise. Dengan terus menulis puisi, suatu saat ciri khas Anda akan ditemui sehingga walau dengan diksi-diksi sederhana, penataan yang pas menjadikan setiap baitnya lebih tajam. Itulah kuncinya.

Salam santun, salam karya!

TIM FAM INDONESIA

[BERIKUT NASKAH ASLI TANPA EDITING TIM FAM INDONESIA]

Kemelut Peralihan
Karya: Mafiana Annisya (ID FAM3462M)

Lantunan itu bagai memecah asa
Menggoreskan cipta, cita, dan canda
Melambung dalam angan
Menyusuri .... bahkan mempertegas sebuah makna
Rasa apa ini!
Beraninya kau mengusik bias tangisku
Menghempaskan udara dalam lara
Melukiskannya hingga lazuardi
Kau apakan ruang dalam alur itu?
Tak bisakah kalam itu berirama
Bagai atom nan hendak bersuara
atau memilih bersembunyi dalam retro memori lampaunya?
Entahlah,
Ketika pancacita tak lagi dalam ikrarnya
Sekema tabiat tak kunjung berbanding dengan bukti
Yang ada mungkin...
Hanya sebuah goresan tanpa dapat dimengerti

Namun, dalam goresan nan tak aku mengerti
Engkau berikan seberkas semangat untuk merubahnya
Kau lantunkan nada doa indah untuk melengkapinya
Menjadikanku bak  senopati nan gagah berani melangkah 
Memantapkan diri menuju perguruan tinggi 

Ingin menerbitkan buku di FAM Publishing? Hubungi call centre 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com.

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...