Judul: Masalahku Bukan Masalahmu
Sayang!
Penulis: Tasman Al Buton
Kategori: Buku
Non Fiksi
ISBN: 978-602-335-081-0
Terbit: September 2015
Tebal: 181 hlm; 14 x 20 cm
Harga: Rp40.000,-
(Harga belum termasuk
Ongkir)
Akhir-akhir ini bangsa kita mengalami berbagai
permasalahan. Di kalangan pemerintah disibukkan berbagai permasalahan korupsi,
kolusi dan nepotisme. Sehingga KPK sibuk memberantas berbagai permasalahan.
Demi menciptakan kestabilan perekonomian Indonesia. Moralitas tidak lagi dijunjung
dengan baik disebabkan mengejar harta dengan cepat, tanpa adanya kerja keras.
Padahal kita sebagai manusia ideal dituntun untuk mencari harta yang berkah,
walaupun sedikit. Karena harta yang berkah akan membawa kita kepada kebahagiaan dan ketenangan jiwa.
Percuma kita kaya, bila kita tidak tidur nyenyak. Dan percuma kita kaya bila
KPK selalu menghantui kita.
Di kalangan remaja akhir-akhir ini disibukkan dengan
cinta. Disebabkan cinta sehingga mereka lupa segala-galanya. Lupa terhadap
cita-citanya, lupa terhadap impiannya dan bahkan lupa terhadap keluarganya.
Moralitas tidak lagi mereka junjung dengan baik, demi menikmati kebahagiaan
sementara. Sudah banyak remaja menyalahkan cinta, padalhal bukanlah cinta yang
patut mereka salahkan. Namun merekalah yang tidak menjaga kemurnian. Bukankah
cinta datangnya dari Allah dan akan mendapatkan rahmat dari Allah bila kau
menjaga kemurnian cinta.
Di kalangan dewasa disibukkan dengan pasangan ideal.
Mereka mencoba mencari pasangan yang sesuai dengan kriteria yang mereka
idamkan. Sehingga mereka mencari pasangan dengan berbagai kriteria yaitu
kecantikan, hartanya, dan keturunannya, namun lupa dengan kriteria yang paling
ideal yaitu agamanya karena agamalah sehingga dapat menghadirkan kecantikan,
kekayaan dan keturunan yang baik.
Bahkan sebagian dari kalangan dewasa ingin mencari
pasangan sejati. Pasangan yang mampu menenangkan jiwanya dan mampu menjadikan
rumah sebagai surga dunia. Senyum selalu mekar, bila pasangannya pulang dari
kerja. Dan selalu berinteraksi dengan baik terhadap tetangganya dan orang-orang
di sekitarnya.
Dari berbagai permasalahan yang terjadi, sehingga kita
lupa dengan mengualitaskan diri kita menjadi pribadi yang hebat. Dengan hebat,
maka kita akan mampu menyelesaikan berbagai permasalahan. Asalkan kita bukan
hanya menyelesaikan permasalahan dengan kekuatan kita, namun kita butuh juga
kekuatan Allah SWT.

Comments
Post a Comment