Puisi ini menggambarkan
bahwa kehidupan layaknya daun jatuh, yang tak pernah membenci angin. Biarkan
jatuh, tanpa membenci siapa pun dalam rangka menjalani takdirnya sebagai
selembar daun yang sudah tiba saatnya gugur.
Saat dia jatuh dan
terbang/ Saat jatuh/dan terinjak/ Saat jatuh dan layu/ Saat jatuh dan hancur/
Dan dilanjutkan dengan,
"Dia hanya memberi", mungkin yang dimaksud penulis adalah sebuah
makna kehidupan, bahwa kehidupan memiliki arti yang begitu dalam; tidak berlaku
balas dendam, hanya memberi dan memaafkan. Dan: Pada/yang
dihinggapi/dan/menghinggapi//. Di sini dapat ditafsirkan bahwa kehidupan ini
memiliki sisi keindahan. Bagi yang memikirkan arti hidup (yang dihinggapi)
bahwa hidup dalam kehidupan harus dijalani dengan optimis (dan menghinggapi)
kebaikan tentunya serta tak pernah menyalahkan siapa pun.
Puisi ini termasuk puisi
pendek. Sebenarnya, tidak ada masalah dengan puisi yang pendek, selama puisi
itu memiliki ruh dan makna yang kuat. Seringkali penulis puisi lebih
mengedepankan estetika kata, hingga terbuai, namun melupakan makna.
Tim FAM Indonesia
memberikan beberapa koreksi pada puisi ini. Pertama, tema puisi. Penulis
diharapkan dapat mengangkat tema ini dengan menggali diksi lebih dalam lagi.
Apalagi pada kalimat: “Seperti daun yang tak pernah membenci angin”. Kalimat
(mirip) ini sudah cukup populer dan menjadi judul novel salah seorang penulis
terkenal. Sebaiknya pada bagian ini, bisa diramu kembali dan dicari padanan
kata yang lain. Atau berkreasi dengan kalimat lainnya yang jauh berbeda, namun
masih dengan tema yang sama. Kedua, penulisan judul, yang seharusnya ditulis
“Aku Ingin Hidup.” Penulis disarankan lebih teliti pada saat editing agar tidak
terjadi kesalahan ketik atau ejaan, apalagi jika naskah ini dikirim ke media massa.
Selebihnya, Tim FAM
Indonesia mengucapkan selamat kepada penulis yang sudah berani (percaya diri)
berkarya melalui puisi dan mencoba menyuguhkan keselarasan kata-kata optimis di
setiap larik puisinya. Terus asah kreativitas menulis. Banyak-banyak membaca
puisi karya penyair terkenal atau yang sudah terbit di media massa.
Salam aktif, salam
literasi!
TIM FAM INDONESIA
[BERIKUT NASKAH ASLI
TANPA EDITING]
Aku ingin hidup
Fitri Wahyuning ID
FAM3325U
Seperti daun,
Yang tak pernah membenci
angin
Saat dia jatuh dan
terbang
Saat jatuh, dan terinjak
Saat jatuh dan layu
Saat jatuh dan hancur
Dia hanya memberi
Pada ...
Yang dihinggapi
Dan, menghinggapi
Ingin menerbitkan buku di FAM Publishing? Hubungi call centre
0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com

Comments
Post a Comment