Skip to main content

Hizbul Wathan Siap Lahirkan Penulis Hebat

Aliya Nurlela menjadi juri baca puisi di Jambore HW.
Lamongan (FAMNews) – Sebanyak 1.600 siswa SLTP/MTs Muhammadiyah se-Kabupaten Lamongan mengikuti Jambore Pengenal Hizbul Wathan 2014 di Bumi Perkemahan Lapangan Siwunggaling Lamongan. Acara yang dibuka Wakil Bupati Lamongan itu, dimulai pada 31 Oktober dan berakhir pada 2 Nopember 2014.

Ketua Panitia Jambore Pengenal Hizbul Wathan, Fathurrohim, Senin (3/11) menyebutkan, selain siswa SLTP/MTsN dari Kabupaten Bojonegoro Jambore itu juga diikuti oleh siswa SLTP/MTs dari Kabupaten Bojonegoro.

“Jambore ini diikuti perwakilan 42 sekolah Muhammdiyah se-Lamongan dan Bojonegoro, yang bertujuan sebagai silaturahim pelajar, menumbuhkan kreativitas, dan pembentukan karakter siswa,” ujar Fathurrohim.

Selain dibekali dengan ilmu-ilmu tentang Hizbul Wathan (Kepramukaan), jelas Fathurrohim, peserta Jambore juga diberikan materi menulis dengan mendatangkan motivator dari Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia, yaitu Aliya Nurlela. Selain dikenal sebagai Sekjen FAM Indonesia, Aliya Nurlela juga seorang penulis cerpen, esai dan novel.

Dari 1.600 peserta Jambore, yang mengikuti pelatihan menulis kreatif dipilih 200-an orang dan kegiatan dipusatkan di Masjid AR Fakhrudin SMA Negeri 1 Muhammadiyah Babat Lamongan. Pada kesempatan itu Aliya Nurlela memberikan bimbingan dasar-dasar menulis dan menceritakan proses kreatifnya melahir sejumlah karya.

Tika, salah seorang peserta mengatakan, bimbingan motivasi menulis itu dapat menambah wawasan sejauhmana cara menulis yang baik dan membuka potensi tersembunyi para siswa untuk berani menulis.

“Saya mengikuti acara ini karena ingin tahu cara menulis novel karena suka membuat cerita. Saya ingin jadi novelis dan menjadi penulis handal,” ujarnya.

Sementara itu, pada Sabtu (1/11), Aliya Nurlela kembali berbagi motivasi menulis, namun kali ini di Panti Asuhan Putri Aisyiyah Babat. Acara yang diikuti remaja putri usia SMP dan SMA itu, diwarnai dialog interaktif. Aliya juga meminta anak-anak panti untuk mengungkapkan cita-cita mereka dan suasana berlangsung akrab dan kekeluargaan.

Di hari yang sama, Aliya Nurlela juga didaulat menjadi Juri Pentas Puisi Putri di Masjid Al-Marwah Babat, sementara juri lainnya Bu Umi, guru SMA Muhammadiyah 1 Babat. Lomba Pentas Puisi itu diikuti 42 peserta putri perwakilan dari 42 sekolah Muhammadiyah Lamongan dan Bojonegoro.

Sementara itu pada Ahad (2/11), FAM Indonesia mendapat kesempatan berdialog dengan Ibu Susilowati, Pimpinan Panti Putri Aisyiyah Babat, Lamongan. Dialog yang juga dihadiri Sekjen FAM Indonesia Aliya Nurlela itu, membicarakan tentang membangun kreativitas anak-anak panti dalam tulis menulis.

“Tinggal di panti tentu memiliki banyak waktu luang untuk menulis, dan itu harus dimanfaatkan oleh adik-adik yang tinggal di sini. Targetkan, setelah tidak lagi di panti, adik-adik telah menghasilkan karya,” ujar Aliya Nurlela yang juga penulis novel “Lukisan Cahaya di Batas Kota Galuh”.

Dalam setiap kegiatan itu, peserta dipancing dengan hadiah doorprize berupa buku-buku terbitan FAM Publishing, Divisi Penerbitan FAM Indonesia, sehingga banyak peserta yang antusias bertanya. Peserta juga berharap di lain kesempatan mereka mendapat motivasi kembali dari Tim FAM Indonesia. (*)

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...