![]() |
| Kunjungan Penyair di Kantor FAM Indonesia |
Pare (FAMNews) – Sejumlah penulis
dan penyair dari berbagai kota di Tanah Air yang tergabung dalam Road Show
“Memo untuk Presiden” melakukan kunjungan silaturahim ke Kantor Pusat FAM
Indonesia di Pare, Kediri, Jumat (31/10).
Mereka adalah Syarifudin Arifin
(Padang), Abah Yoyok (Tangerang), Surya Hardi (Riau), Kidung Purnama (Ciamis),
Ardi Susanti (Tulungagung), Eva (Jakarta) dan Abdul Choliq (Tulungagung).
Mereka sudah bertahun-tahun
malang melintang di dunia kepenulisan dan karya-karyanya dikenal khalayak. Kehadiran
mereka disambut Sekjen FAM Indonesia, Aliya Nurlela dan Tim FAM yang bertugas
serta beberapa penulis muda dari Pare.
Dari kota masing-masing para
penulis/penyair tersebut berkumpul di satu titik, yaitu Tulungagung. Dari
Tulungagung mereka berangkat menuju Pare dengan menempuh perjalanan sekitar 1,5
jam.
Bagi Ardi Susanti dan Surya Hardi,
kunjungan ke kantor FAM adalah yang kedua kali. Apalagi Surya Hardi setahun
belakangan ini tercatat sebagai anggota FAM Indonesia yang sekaligus
Koordinator FAM Riau dan Medan. Namun bagi para penyair lainnya, ini adalah
kunjungan pertama.
Meskipun baru saling mengenal di
dunia maya, namun pertemuan itu terkesan hangat dan akrab. Ditemani sajian kopi
hitam dan camilan ringan, pertemuan itu dipenuhi obrolan seputar tulis-menulis
dan perkembangan kegiatan sastra saat ini.
Syarifudin Arifin banyak
bercerita pengalaman dan perjalanannya dalam kegiatan sastra di wilayah
Sumatera Barat. Sementara para penyair lain menghangatkan keakraban dengan
obrolan-obrolan ringan, termasuk sedikit menyampaikan tentang kegiatan roadshow
yang sedang dijalani.
Pertemuan singkat yang hanya satu
jam itu telah menghasilkan hubungan silaturrahim baru di antara para penulis.
FAM Indonesia juga menyambut positif atas inisiatif para penyair tersebut untuk
datang berkunjung hingga terjalin komunikasi yang baik di antara para penulis.
Sejatinya itulah yang diharapkan, di mana para penulis dapat saling mengenal,
berbagi pengalaman, berbagi motivasi dan saling mendukung dalam aktivitas
berkarya.
FAM Indonesia mengucapkan terima
kasih yang sebesar-besarnya kepada para penyair “Memo Untuk Presiden” yang
telah berkenan datang ke kantor FAM dan menularkan semangat berkarya. Semoga
dari kunjungan singkat tersebut ada kesan yang membekas hingga menjadi kenangan
yang bisa dituliskan. Harapan, semoga di lain waktu ada kunjungan kedua, ketiga
dan seterusnya. FAM bersedia menerima setiap kunjungan dengan senang hati. (*)
Lihat koleksi buku karya anggota
FAM Indonesia DI SINI.

Comments
Post a Comment