Skip to main content

Piagam Penulis Buku Puisi "Tentang Kota yang Menjaga Takbir Dalam Degup Dada"

Seluruh penulis buku antologi puisi "Tentang Kota yang Menjaga Takbir Dalam Degup Dada" (dari event Lomba Cipta Puisi "Bebaskan Palestina") mendapatkan piagam seperti contoh.

Piagam sudah dikirim melalui email masing-masing penulis. Buku sedang dalam proses penerbitan. Nama-nama penulis yang tergabung dalam buku ini (nama diurutkan berdasarkan abjad A-Z):

1. A. Warits Rovi, Sumenep (Bunga Darah)
2. Ahmad Solihin, Tangerang (Sebuah Pengharapan)
3. Amira Zarra Ovitte, Bandung (Berdiri dengan Sayap Murni)
4. Anas Farihin, Bangkalan (Pemberi Harapan Palsu)
5. Andi Jamaluddin AR. AK, Tanah Bumbu-Kalimantan Selatan (Tadarus Duka di Pelaminan Gaza)
6. Anung Ageng Prihantoko, Cilacap-Jawa Tengah (Gaza Sebuah Episode Penantian dan Perjuangan)
7. Arga Rafitri, Madiun-Jawa Timur (Tanpa Alas Tanpa Batas (Gazaku))
8. Arief Aulia Rahman, Padang-Sumatera Barat (Kembalilah Nazi!)
9. Atika Rahmah, Medan (Tak Cukup Hanya Keluh)
10. Aufal El Rummi, Pamekasan-Madura (Tarian Berputar)
11. Azwan, Solok-Sumatera Barat (Palestina Sepanjang Masa)
12. Beny Firmansyah, Surabaya (Suara Gaza, Suara Kita)
13. Bethari Berlianti, Madiun (Aku Terdiam)
14. Chusnul Anwar, Purworejo-Jawa Tengah (Untuk Israel, Sang Pengarang Cerita)
15. Delvina Fitriani, Padang-Sumatera Barat (Palestina)
16. Devan Nolin, Lampung (Mencari Cahaya)
17. Diah Pratiwi, Surakarta (Jiwa-Jiwa Gaza)
18. Doni Prasetyo, Semarang (Hikaye)
19. Elly Raheliyawati, Gresik-Jawa Timur (Sebulir Air di Tangkai Mawar)
20. Faidi Rizal Alief, Sumenep (Rahasia Doa)
21. Fatona Nur, Kebumen-Jawa Tengah (Kami Takkan Kalah 1)
22. Fitri Adriana, Nganjuk-Jawa Timur (Tasbih Kami)
23. Galuh Juli Andono, Bekasi (Holocaust di Tanah Gaza)
24. Ghani V. Artha, Bekasi (Untuk Gaza, Palestina)
25. Hamsyah, Surabaya (Doa di Ujung Gaza)
26. Humairoh, Bekasi (Malam Ini di Langit Gaza Palestina)
27. I Putu Supartika, Buleleng-Bali (Doa Seorang Anak di Palestina)
28. Ikhsan Hasbi, Banda Aceh (Riak Ombak di Matamu)
29. Ikhsan Satria Irianto, Bengkulu (Palestina Bercerita)
30. Ilman Bahri, Jakarta (Kabar Palestina Hari Ini)
31. Isroni Muhammad Zulfa, Banyumas (Segenggam Pasir Anyir dari Palestina)
32. Johanes Panjaitan, Karo-Sumatera Utara (Jangan Menangis)
33. Kazuhana El Ratna Mida, Jepara (Tangisan Pendekar Palestina)
34. Ken Hanggara, Surabaya (Tempat Bermain Kami)
35. Kurnia Gusti Sawiji, Malaysia (Suatu Malam di Tanah Aqsa)
36. Lasinta Ari Nendra Wibawa, Garut (Tentang Kota yang Menjaga Takbir dalam Degup Dada)
37. M. Novan Budi P (?) (Air dan Batu)
38. Manusia Perahu Sudianto, Sumenep (Sebelum Doa Kami Melangkah Begitu Kaku)
39. Maradona Sihombing, Yogyakarta (Kutitipkan pada Gaza)
40. Michael Bram Febrian, Palembang (Doa untuk Gaza Palestina)
41. Muhammad Furqon Haqiqi, Malang (Arafat Negerimu Semakin Menjerit)
42. Mukhamad Rudi Habibie, Kediri (Warnakan Pelangi Palestina)
43. Nadya Damayanti, Pekalongan (Semangatlah)
44. Nazri Zuliansyah, Bandung (Di Depan Mata Kita)
45. Ni Wayan Widhi Setianingsih, Denpasar-Bali (Jeritan Orang-Orang Palestina)
46. Niken Alfina Rahmawati, Tulungagung (Negeri Berkawan Pilu)
47. Niken Kinanti, Pati, Jawa Tengah (Kisah Pecinta dari Palestina)
48. Novaldi Herman, Pekanbaru-Riau (Selongsong Kosong)
49. Nur Azizah Hutasuhut, Asahan (We Will Be Free Palestina)
50. Pindah Susanti, Banyuwangi (Untuk Gazaku yang Tersisa)
51. Rahmi Mardatillah, Makassar (Kado di Langit Gaza)
52. Rara Nurisnaini Yanuarina, Bojonegoro (Tuk)
53. Refdinal Castera, Padang (Bebaskan Palestina 1)
54. Renny Puteri Utami, Palembang (Gakari yang Ngeri, Goyang Yahud(i))
55. Riza Falina Fariz, Bogor (Sajak Luka)
56. Rizal Fadillah, Malang (Kedzaliman Gila)
57. Rozie Zoi, Jakarta Selatan (Sayap Jibril Patah di Langit Palestin)
58. Sa’adatul Lailiya, Surabaya (Derai Harapan dalam Fatamorgana di Peperangan)
59. Sahrian Rusdi, Padangpanjang (Damailah, damailah, damailah)
60. Sarah Nasution, Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Dukamu Terselip di Jantungku)
61. Shabrina Ismah Adani, Malang (Lepaskan Jeratannya)
62. Siska Widyastuti, Malang (Selagi Tuhan Masih Sayang)
63. Sinta Novia Siswanti, Sukabumi (Raga Menggaung Ingin Bebas Katanya)
64. Siti Fadhila Zanaria, Makassar (Kepada Tuhan yang Baik Hati)
65. Sekar Sari, Yogyakarta (Palestina Bejaya)
66. Suheli Karyadi, Cilegon-Banten (Bianglala di Langit Gaza)
67. Suharto, Depok (Ulurkan Tanganmu untuk Gaza)
68. Suryadi Pebriyari Putra, Bandung (Pesan Anak Gunung, untuk Anak-Anak Gaza)
69. Syarif Hidayatullah, Banjarmasin (Cerita Air Mata)
70. Tasya Putri Amanda, Bengkulu (Diriku yang Berada di Gaza)
71. Titis Rahayu Wardani, Jombang (Dan Menang!)
72. Umi Nurul Faizah, Banyuwangi (Surat untuk Palestina)
73. Vera Mutiarasani, Karawang (Langgas dan Bangkit)
74. Yan Ari Wibowo, Jakarta Timur (Gaza)
75. Yonatan Yolius Anggara, Ponorogo (Nada Tanpa Suara)
76. Yulia Erika, Malaysia (Berdiri Untuk Al-Aqsa)
77. Yuska Apitya Aji Iswanto, Bogor (Mengusap Tangis Palestina)
78. Yusri Swandar, Wajo, Sulawesi Selatan (Aku Bertanya Kepada-Mu Yaa Rabb)
79. Yuyun Ambarwanto, Wonogiri (Setangkai 5 Pinta)
80. Zaynul Faiz, Depok (Dengan Bahasa Paling Sederhana, Kami Masih Belajar Menjadi Doa yang Sesungguhnya)

Terima kasih. Salam aktif!

FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...