Skip to main content

FAM Indonesia Dukung Kemah Seniman ke-4 di Aceh

Banda Aceh (FAMNews) – Kemah Seniman ke-4 yang diselenggarakan Dewan Kesenian Aceh (DKA) di Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, Aceh berlangsung Jumat-Minggu (11-13/9). Kemah ini sempat vakum selama kurun waktu 25 tahun, dan mulai tahun ini dihelat kembali dengan semangat silaturahim.

Wali Nanggroe Aceh, Teuku Malik Mahmud Al-Haytar, dijadwalkan membuka acara itu. Seniman se-Aceh dan sejumlah seniman di Tanah Air turut hadir. Syiar seni di Bumi Tanah Rencong bergema dan menghidupkan seluruh sektor di negeri itu.

Ketua DKA, Nurmaida Atmaja, mengatakan, Kemah Seniman dilaksanakan dalam rangka menjalin silaturahim dan memberikan apresiasi pada kreativitas seniman se-Aceh, baik kesenian tradisi maupun modern. 

“Selain itu, kegiatan ini sebagai wadah silaturahim antarseniman untuk menyatukan spirit dan memperkuat eksistensi DKA, serta perangkat Dewan Kesenian Kabupaten/Kota (DKK) dan instansi pendukung lainnya sehingga mampu memerdekakan karakter dan gerak pelaku seni maupun pekerja seni,” ujar Nurmaida Atmaja, Kamis (10/9).

Dia juga mengatakan, Kemah Seniman ke-4 ini didukung oleh sejumlah pihak yang turut menyukseskan acara, salah satunya Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia.

Selain ajang silaturahim, jelas Nurmaida, kegiatan ini juga menjadi wadah para seniman menampilkan karya mereka. Diharapkan, akan lahir ide-ide bernas untuk memajukan seni dan kesenian di Aceh.

Sementara, Ketua Pelaksana Kemah Seniman ke-4, Rasyidin, menjelaskan, kegiatan diisi sejumlah acara, di antaranya Duek Pakat Seniman, Workshop Seni Pertunjukan, Dialog Kesenian dan Kebudayaan, Pertunjukan Seni Tradisional maupun Modern dan Pidato Kebudayaan yang disampaikan Paduka Yang Mulia Teungku Malik Mahmud Al-Haytar (Wali Nanggroe).

Selain itu, tambah Rasyidin, pada Jumat (11/9), siang, peserta berkumpul di kantor DKA lalu melakukan konvoi yang diiringi permainan Rapa’i di atas mobil truk terbuka menuju Kota Jantho. Konvoi dilepas Kepala Disbudpar Aceh, Reza Pahlevi, dan Wakil Ketua DPRA, Drs. Sulaiman Abda, bersama Irwan Johan. 

“Jalur konvoi dari Taman Budaya menuju Masjid Raya Baiturrahman, Simpang Lima menuju Lampineung arah Kantor Gubernur, berputar di Tugu Simpang Mesra menuju arah Jembatan Pango, ke luar ke jalan utama Banda Aceh-Medan menuju Kota Jantho,” paparnya.

Kemah Seniman telah dilaksanakan sejak tahun 1988 di Aceh dan berturut-turut dilakukan setiap tahunnya; 1989 dan 1990. Namun, kegiatan ini sempat terhenti setelah Kemah Seniman ke-3 tahun 1990. Hal itu berkaitan kondisi Aceh di saat itu yang didera konflik. Baru, setelah vakum 25 tahun, Kemah Seniman kembali dihelat di Bumi Tanah Rencong. (*)

Ingin menerbitkan buku di FAM Publishing? Hubungi call centre 0812-5982-1511 atau email: aktifmenulis@gmail.com.

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...