Skip to main content

Berterimakasihlah Pada Konflik!


By: Aliya Nurlela



Bagi seorang penulis, konflik itu mutiara, zamrud, intan permata, berlian…intinya; konflik sangat berharga!

Anda suka berkonflik? Anda suka memancing konflik? Pasti jawab Anda: Nggak suka!
Oke, di dunia nyata konflik adalah sesuatu yang ingin dihindari. Semua orang menginginkan hidup tenang, nyaman dan damai. Termasuk Anda, tentunya. Konflik membuat hidup gelisah, cemas, tidak tenang dan perasaan-perasaan lainnya yang melemahkan gairah. Apalagi kalau konflik itu berlangsung terus-menerus. Bisa-bisa stres dan menjauh dari hiruk-pikuk kehidupan. Entah menyepi ke gua atau ke gunung yang tinggi  :)

Tapi tahukah Anda, konflik yang dibenci itu ternyata amat berguna. Bermacam konflik yang timbul dalam kehidupan adalah penyumbang inspirasi dalam berkarya (menulis cerita). Berkat konflik-konflik yang terjadi di sekitar kita, kita diuntungkan, mendapat ide berserak yang gratisan. Tinggal pungut, olah dan tulis. Keren, bukan?

So, jangan buru-buru meradang ketika orangtua menyita laptopmu saat menghadapi ujian. Terus mencak-mencak dan mengancam tidak akan belajar. Atau sikap yang lebih ekstrem, mogok makan berhari-hari. Serius kuat? Emosimu pasti kuat, tapi ingat perutmu itu Guys! Perutmu tak sekuat emosimu, camkan, titik. Ssst…ini untuk yang pelajar  :) Orang dewasa juga, jangan ngancam mogok makan gara-gara hal sepele  :)

Berterimakasihlah pada konflik. Tanpa konflik, karya sastra (seperti novel atau cerpen) tidak akan hidup. Garing, hambar, datar dan tidak indah. Tanpa ada keseruan dan puncak cerita, sebab si tokoh hanya digambarkan hidup aman, damai, sentausa. Pembaca hanya disuguhi ketenangan dari awal hingga akhir cerita, tanpa ada ketegangan sedikit pun.
Memang sih, konflik adalah sesuatu yang tidak menyenangkan. Alias bersifat negatif. Namun justru hal yang tidak menyenangkan ini, kita seret masuk ke dalam cerita. Selipkan di salah satu bagiannya, untuk “menyenangkan” pembaca.

Untuk menciptakan konflik yang menarik dalam cerita, bukan berarti harus berantem dulu dengan teman, cekcok mulut dengan tetangga, rebutan mainan dengan adik, atau bersikap jahil menyembunyikan pensil temanmu. Ah, itu konflik yang dibuat-buat, tidak keren dan menurunkan nama baikmu :)

Cukuplah menyelami kehidupan. Amati yang terjadi di sekitar. Lihat hubungan sepasang kekasih, orangtua-anak, kakak-adik, tetangga, teman sekolah, sahabat dan lainnya. Termasuk, peka terhadap perasaan sendiri. Pernahkan merasa minder saat melihat temanmu yang kaya raya itu ke sekolah bawa mobil keluaran terbaru, sementara Anda jalan kaki? Pernahkah merasa tak berharga, ketika cinta tulus yang dipersembahkan untuknya, dibalas dengan penghinaan? Pernahkah merasa menyesal atas tingkah polahmu pada orangtua semasa hidupnya dulu, lalu perasaan itu tak bisa hilang dari benakmu, tapi tidak tahu cara meredamnya? Pernahkah dan pernahkah? Tuangkan semua itu dalam cerita. Ramu sebaik mungkin.


*)Aliya Nurlela, Penulis & Pegiat FAM Indonesia

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...