Indiara Rahmita adalah
nama pena dari seorang penulis kelahiran Talago Jaya, 9 Februari 1993 yang
bernama lengkap Miftahul Rahmi. Ia mendapat nama pena tersebut dari seorang
teman kos-nya yang awalnya hanya sebatas candaan karena ia dianggap mirip
dengan orang India, lantas nama itu ia gunakan sebagai nama penanya.
Indiara ternyata
sangat tergila-gila dengan puisi, hal itu dialami ketika ia mengikuti lomba
baca puisi tingkat kecamatan saat kelas enam sekolah dasar tahun 2007. Ia
menyukai puisi karya Taufik Ismail dan Chairil Anwar. Meski begitu ternyata dia
belum mampu membuat sebuah puisi. Namun kecintaannya pada puisi tidak pudar dan
terus berlanjut hingga bangku perguruan tinggi. Berawal dari kecintaan itu
akhirnya dia berhasil menciptakan karya-karya puisi dan juga cerpen yang telah
dipublikasikan, diantaranya puisi Badai Kehidupan Menerjangku
(Tabloid Idealita) tahun 2011, Kehancuran Tersembunyi (Majalah Tubuh Jendela)
2011, Mawar Malang (LAPMI AZZAM) tahun 2013, Bendera yang Dicoreng (Majalah
Amal Bhakti, Majalah Bulanan KEMENAG Sumatera Barat) tahun 2015, Ayahku PNS
yang Hebat (Andita Mediatama, Antologi Puisi Kepadamu Ayah yang Kubanggakan)
tahun 2015 dan cerpen Cinta Mahasiswi Semester
Akhir (Vendha Media, Antologi Cerpen Keajaiban Cinta) tahun 2015.
Buku kumpulan
puisinya, "Qalbu Berbisik" terbit di FAM Publishing (Juni 2017).

Comments
Post a Comment