Skip to main content

Surga Inspirasi Literasi di Kampung Lawas Maspati


Tanggal 2 Maret adalah tanggal istimewa bagi Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia. Di tanggal itulah, tujuh tahun lalu FAM Indonesia berdiri. Muhammad Subhan asal Padang dan Aliya Nurlela penulis kelahiran Ciamis yang kini menetap di Kediri menjadi pendiri komunitas menulis yang kini cabangnya ada di banyak kota. Untuk memperingati tujuh tahun kelahirannya, FAM cabang Surabaya ditunjuk menjadi tuan rumah.


Restu kedua pendiri telah didapat dan kami FAM cabang Surabaya bersedia untuk melaksanakan amanah besar tersebut. Dan semuanya berdasarkan niat bonek (bondo nekat). Untuk event skala nasional seperti itu tentu saja bukan hal mudah jika dilakukan dalam tempo waktu sebulan. Kepanitiaan lokal pun dibentuk beranggotakan Reffi Dhinar, Yudha Prima, Lihar Amin, Evie Suryani, Alifah N. Fadilah, dan Handoko.


Tidak mudah bukan berarti mustahil. Lewat perjuangan panitia lokal dan arahan serta dukungan kedua founder FAM Indonesia, dimulailah pembuatan banner daring, persiapan materi dan pembicara, pernak-pernik acara serta pemilihan lokasi. Kampung Lawas Maspati yang berlokasi di Jalan Maspati Gang VI Surabaya merupakan kawasan kampung asri nan cantik yang telah didatangi wisatawan lokal hingga mancanegara. Tidak boleh ada kendaraan bermotor  menyalakan mesinnya, tiap pengendara harus menuntun motornya untuk menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan kampung.

Reffi Dhinar dan Bunda Evie Suryani menyambut BapakMuhammad Subhan dari Padang



pemotongan tumpeng di 2 Maret 2019

Di tanggal yang telah ditentukan, hadirlah Bapak Muhammad Subhan dan Teh Aliya Nurlela yang rela meninggalkan kampung halaman sejenak untuk bergabung di acara milad sejak 2 sampai 4 Maret 2019. Disusul rekan-rekan penulis lainnya yang berasal dari Lombok, Gresik, Medan, dan lain-lain. Di hari pertama dilakukan briefing singkat serta acara pemotongan tumpeng. Di tanggal 3 Maret kami melakukan jelajah Kampung Lawas. Sejak jam enam pagi para peserta yang menginap melakukan wisata singkat diantar seorang guide profesional. Kami berfoto di tembok-tembok yang sudah dicat cantik dan jalanan yang juga dihiasi gambar menarik. Peserta juga berkunjung di rumah-rumah bersejarah seperti Sekolah Ongko Loro, sebuah sekolah setingkat kelas dua SD yang dulu digunakan oleh para penduduk pribumi.

Jalan-jalan asyik di Kampung Lawas


Kampung Lawas Maspati sangat bersih dan unik

Rumah kuno yang juga menjadi favorit wisatawan


 Dr. Ir. Abdul Hamid, MP sedang membuka diskusi

Di tanggal 3 Maret beragam tema didiskusikan dengan para pemantik diskusi berpengalaman. Di acara pembukaan diskusi inspirasi, tamu istimewa hadir. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Abdul Hamid, MP., didampingi Kasi Deposit Ibu Soesilowati, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka ‘Writing Camp’ Temu Penulis Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia dan Tasyakuran Milad.

Bapak Abdul Hamid memberikan dorongan agar penulis juga memiliki semangat entrepreneur. Writerpeneur adalah misi yang selayaknya terus dikobarkan semangatnya di antara penulis.

Bapak Muhammad Subhan memimpin diskusi tentang strategi membangun TBM. Dilanjut dengan  Mas Yudha Prima yang membahas mengenai bagaimana masa depan media cetak. Diskusi ketiga dibimbing Reffi Dhinar untuk memberikan wawasan mengenai konten digital, SEO dasar hingga branding di media sosial. Materi terakhir yang tidak kalah menarik adalah pelajaran dasar mendongeng bersama Kak Handoko dan boneka-bonekanya yang lucu.


Diskusi literasi tersebut tak hanya membuka cakrawala peserta tentang dunia menulis dan literasi, semangat berkarya dan silaturahmi pun terjalin dnegan hangat. Semoga FAM Indonesia dan cabangnya di berbagai daerah bisa terus berkembang menjadi tempat menebarkan virus menulis dan berliterasi bagi seluruh kalangan. [TIM MEDIA FAM SURABAYA]

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...