Skip to main content

Kuasai PUEBI Biar Nggak Salah Arti


Apa itu PUEBI? Mengapa hal itu harus dipahami dan dikuasai seorang penulis? PUEBI adalah singkatan dari Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia, yang dulu sering disebut EYD (Ejaan Yang Disempurnakan). Sebagaimana sebuah alat yang memiliki petunjuk penggunaan, maka PUEBI adalah petunjuk dalam menggunakan bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi. Bukankah kita tidak bisa mengoperasikan sebuah alat dengan baik jika tidak membaca petunjuk penggunaannya terlebih dahulu?

PUEBI harus dikuasai, terutama oleh penulis pemula. Ketepatan dalam penggunaan PUEBI akan membuat sebuah tulisan lebih rapi, terstruktur dan meminimalisir miskomunikasi. Tulisan yang rapi dan enak dibaca tentu lebih disukai. Pesan yang ingin disampaikan kepada pembaca pun bisa ditangkap dengan baik tanpa salah arti.

PUEBI sendiri memuat pedoman penulisan huruf kapital, penggunaan tanda baca, penulisan huruf miring, imbuhan dan kata depan, juga tentang kata-kata serapan asing yang dibahasaindonesiakan dan masih banyak lagi. Wah, lumayan banyak juga, ya? Tapi mau tidak mau kita harus mempelajarinya karena pengaruhnya yang sangat besar pada tulisan yang kita buat. Contoh sederhananya seperti berikut ini.

Ayah pulang ke rumah.
Ayah pulang ke rumah?
Ayah, pulang ke rumah!
Ayah! Pulang ke rumah!
Ayah, pulang! Ke rumah?


Contoh di atas menunjukkan bahwa dalam susunan kata-kata yang sama, jika penggunaan dan penempatan tanda bacanya berbeda, maka kesan yang dimunculkan juga berbeda ketika dibaca. Benar bukan? Coba baca lagi dengan intonasi sesuai tanda bacanya! 

Nah, itulah pentingnya kita memahami dan menguasai PUEBI, serta mengaplikasikan dengan sebaik-baiknya dalam setiap tulisan kita. Agar apa? Pastinya agar pesan yang ingin kita sampaikan dapat ditangkap dengan baik oleh pembaca. (*)

Sumber foto: google

(TIM PENULIS FAM)

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...