Skip to main content

Pentingkah Sebuah Komunitas?


Teman-teman punya komunitas tidak? Secara tidak langsung, teman-teman semua pasti memiliki komunitas baik dalam bentuk komunitas resmi dan formal maupun komunitas tidak resmi dan non formal. Jika kamu bertanya apakah sebuah komuniats itu penting? Atau haruskah kita terjun ke dalam sebuah komunitas?

Jawabannya tergantung, jika komunitas itu membuat kamu menjadi lebih baik, kenapa tidak? Itu wujud dari nilai positif yang kamu peroleh dari sebuah komunitas. Sebagai contoh kamu ikut dalam sebuah komunitas menulis. FAM misalnya. Selain kamu selalu dapat memupuk semangat menulis, kamu tentu juga dapat menambah pengetahuan, terutama tentang bagaimana cara menulis dengan baik.

Sebenarnya, komunitas lahir karena adanya kesamaan kesukaan ataupun satu hobi. Secara langsung ataupun tidak langsung. Namun, yang selalu tetap diperhatikan adalah, hobi yang seperti apa yang harus disalurkan di dalam komunitas.

Jangan sampai kamu malah bergabung ke komunitas yang memiliki unsur negatif. Misalnya komunitas petarung jalanan yang meresahkan warga. Karena kamu hobi bertarung, yah! Setidaknya lihat komunitas positif yang menampung hobimu tersebut. Bisa ikut komunitas Tinju, MMA, Karate, Kungfu, yang jelas komunitas itu diwadahi kementrian pemuda dan olah raga. Jangan malah ikutnya ke komunitas petarung jalanan dan geng motor kaleng-kaleng, yang beraninya kepada warga. Jika tertangkap, meraung-raung macam anak kecil kehilangan permen.

So, apa pun hobi teman-teman, cari komunitas yang baik. Yang akan menambah wawasan dan keahlianmu. Bukan malah menjadikan kamu terjerumus dalam hal-hal yang tidak diinginkan. Jadi seberapa penting sebuah komunitas? Sangat penting jika itu mampu membuat kamu lebih baik lagi ke depannya.

(TIM MEDIA FAM)

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...