Judul: Orang Minangkabau
Penulis: Dr. Wirdanengsih, M.Si
Kategori: Nonfiksi
ISBN: 978-623-7902-65-2
Terbit: Agustus 2020
Tebal: x + 208 hal: 14 x 21 cm
Harga: (dokumentasi penerbit/penulis)
Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher
Buku tentang orang Minangkabau dapat digunakan sebagai media untuk melihat identitas diri sebagai orang Minangkabau dan bagi orang yang bukan Minangkabau ini menjadi bahan untuk memahami suku bangsa Minangkabau dalam mewujudkan sikap relativisme kebudayaan, sikap yang memandang suatu kebudayaan sebagaimana mayarakat memandang kebudayaannya tersebut sehingga akan jauh sikap prasangka sosial terhadap suatu suku bangsa dan terjaga rasa persatuan dan kesatuan bangsa.
Buku mengemukakan tentang sejarah Minangkabau, rumah adat orang Minangkabau, tradisi musyawarah dan gotong royong orang Minangkabau, tradisi merantau, tradisi Khatam Quran, perempuan Minangkabau dan kewirausahaan, permainan orang Minangkabau, Cerita Rakyat Minangkabau, kuliner Minangkabau, nyanyian dan tarian Minangkabau dan Minangkabau mandarin.
Melalui buku ini dapat di pelajari beberapa bagian dari kehidupan orang Minangkabau, yang tidak hanya dalam mengambil simpulan dari kebudayaan orang Minangkabau, tetapi juga mengambil hikmah dan pelajaran sosial dari kebudayaan Minangkabau tersebut.
Hakikinya kebudayaan suatu suku bangsa di daerah akan memberikan sumbangan pada terbentuknya kebudayaan nasional, dengan upaya pelestarian dan pengembangan kebudayaan nasional dan daerah akan menumbuhkan generasi yang tidak akan kehilangan akar budayanya sendiri baik bersifat nilai dan kebendaan.
Dengan adanya buku diharapkan masyarakat luas lebih memahami kebudayaaan orang Minangkabau dan menambah wawasan tentang kebudayaan suku bangsa dalam rangka berbhinneka Tunggal Ika dan memperkokoh persatuan.
*Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan.
[Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Center: 081350051745, atau melalui penulis. Bisa juga via email: aishiterumenulis@gmail. com, dan kunjungi web kami di: www.famindonesia.com]

Comments
Post a Comment