Skip to main content

Tips Tetap Produktif Selama Masa Pandemi Covid-19


Oleh: Najla Al-Faiq



Tidak ada yang menduga bahwa di awal tahun 2020, seluruh dunia harus menghadapi suatu penyakit virus yang dapat menular dengan cepat, yakni virus Corona atau Covid-19. Penyakit virus corona ini ditetapkan menjadi pandemic setelah teridentifikasi banyak pasien terpapar di seluruh penjuru dunia, termasuk di Indonesia. Oleh karena itu saat ini pemerintah menghimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan melarang pertemuan besar.

Akibat pandemi covid-19 ini, kegiatan belajar mengajar di sekolah dan perguruan tinggi akhirnya diganti dengan pembelajaran online. Bahkan yang bekerja pun dihimbau untuk bekerja dari rumah alias WFH. Awalnya memang menyenangkan bisa lebih banyak bersantai dari rumah. Tapi semakin lama, hal ini justru membuat kita bosan dan produktivitas pun jadi menurun.

Sebenarnya kita bisa tetap produktif walaupun lebih sering di rumah. Ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan di rumah selain hanya rebahan dan main game. Kira-kira apa saja ya itu? Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Mempelajari bahasa asing


Siapa bilang dengan di rumah kita jadi makin bodoh? Justru dengan di rumah, banyak sekali hal yang bisa kita lakukan. Salah satunya mempelajari bahasa asing. Kemampuan bahasa asing akan sangat dibutuhkan di masa depan, terutama di dunia kerja. Bahasa asing tidak melulu bahasa Inggris, kamu bisa mempelajari bahasa lain yang belum pernah kamu pelajari sebelumnya, misal bahasa Jerman, Arab, Korea, Jepang, Mandarin dan masih banyak lagi. Belajar bahasa asing tidak perlu kursus mahal, sekarang sudah banyak aplikasi belajar bahasa asing yang dapat diunduh secara gratis di Playstore. Misalnya Duolingo, Memrise, Mind Snacks, dan lain sebagainya. Belajarlah secara otodidak dengan memanfaatkan jaringan internet. Kamu bisa belajar via teks, audio, bahkan video. Kamu juga bisa loh berteman dengan orang-orang luar negeri dari media sosial untuk mengasah kemampuan bebahasa asingmu.

2. Memasak


Memasak itu kegiatan menyenangkan yang dapat dilakukan dari rumah. Apalagi jika hobimu memang memasak. Nah, di masa pandemi seperti sekarang ini, memasak dapat membuatmu menghasilkan uang loh. Caranya bagaimana? Pertama, kamu bisa menjualnya secara online, atau kedua, kamu bisa merekamnya untuk dijadikan konten di Youtube.

3. Membuat konten kreatif


Dengan adanya himbauan untuk tetap di rumah, saat ini orang-orang banyak memanfaatkan platform video seperti Youtube dan Tik Tok untuk menghibur diri dan menjadi produktif. Nah kamu yang suka tampil di depan kamera, bisa nih unjuk diri dengan membawakan konten kreatif. Tapi kreatifnya dalam arti mendidik dan menghibur secara positif ya, bukan dalam arti negatif. Jika subscribers-mu sudah banyak, bukannya tidak mungkin kamu akan menghasilkan uang dari video-videomu.

4. Desain Grafis


Mempelajari desain grafis juga dapat membuatmu tetap produktif dari rumah. Kemampuan desain grafis ini penting loh, karena banyak sekali pekerjaan yang membutuhkan jasa desain grafis. Orang-orang yang bekerja sebagai desain grafis lebih banyak menghabiskan waktu di rumah, di depan layar komputer atau laptop, tapi bayarannya tidak sedikit loh. Untuk belajar desain grafis tidak butuh biaya mahal sebenarnya, kamu bisa berkreasi dengan menggunakan software seperti Adobe Photoshop, Corel Draw dan lain sebagainya.

5. Menulis


Menulis mungkin kedengarannya remeh dan tidak begitu penting dalam kehidupan sehari-hari, tapi kenyataannya justru di masa pandemi seperti sekarang ini, menulis itu tidak hanya jadi hobi saja tapi juga pekerjaan loh. Apalagi menulis artikel yang diposting di website.

Banyak yang tidak tau bahwa menulis juga dapat menghasilkan uang. Darimana penghasilannya? Yang pertama adalah di posting di website atau blog yang sudah menggunakan adsense. Bayarannya dihitung dari jumlah klik iklan dan kunjungan ke situs. Yang kedua adalah dengan menjadi copywriter, alias menjadi penulis bayaran untuk mengisi blog atau website orang lain. Misalnya saja per artikel dihargai Rp 10.000, nah kalau kamu mendapat order puluhan bahkan ratusan artikel, sudah berapa penghasilanmu? Banyak bukan?

Yang ketiga adalah dari penjualan buku. Kamu yang suka menulis novel, cerpen, puisi, bahkan nonfiksi sekalipun bisa mencetak naskah dalam bentuk buku fisik lalu dijual pada para pembaca. Jadi selain menjadikan menulis sebagai hobi, kamu juga bisa menjadikan menulis sebagai sumber penghasilan.

Nah, itulah beberapa kegiatan produktif yang bisa dilakukan saat di rumah. Jangan pernah patah semangat ya, kamu harus tetap produktif meskipun tidak banyak beraktivitas di luar rumah. Tonton juga video di bawah ini ya.



Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...