Sebening Embun Pagi
Karya: Jahdiah
Langkah-langkah terus menapak
Menyusuri jalan setapak
Menuju tempat mengais rejeki
Hamparan sawah
Di sela-sela pohon rindang
Setiap pagi menyapa
Pemiliknya
Dengan senyum dan semangat
Tanpa was sangka
Para petani
Siap untuk berjuang
Mengolah benih-benih
Embun pagi datang
Seakan menyapa para petani
Tuk terus semangat
Mengabdi pada yang diciptakan Allah
Hembusan angin
Kicau burung
Membuat sahdu suasana
Martapura, 14 Juni 2020
(Karya ini terdapat dalam buku antologi puisi "Setetes Embun Pagi" terbitan FAM Publishing)
Tentang Penulis:
Jahdiah, M.Pd. ID Keanggota FAM: IDFA6068U. Bekerja sebagai ASN di Balai Bahasa Kalimantan Selatan sejak tahun 2001. Profesi sebagai peneliti Bahasa dan Sastra, terbiasa bergelut dengan karya-karya sastra untuk dijadikan bahan kajian. Sehingga menjadi menyukai karya sastra. Selain itu juga penulis pernah menulis beberapa cerita anak, pantun, cerpen, dan puisi. Selain sebagai peneliti, penulis juga salah satu narasumber berbagai kegiatan kebahasaan dan kesastraan di Balai Bahasa Kalimatan Selatan.

Comments
Post a Comment