Tersapu Angin
Karya: Susanti
Desiran pasir di pantai bertiup sepoi
Terbabawa angin laut yang semilir
Tersipu mematung gadis belia
Seakan memandang eloknya hamparan pasir di pantai
Jiwa yang haus dan dahaga ..
Mendambakan sapaan mesra...
Mengharapkan kasih nan tulus
Sisa-sisa hati yang seakan tak bermakna
Lenyap ....
Raib...
Sentuhan kehangatan itu kini telah pergi
Menembus sesaknya kabut nan pekat
Menusuk setiap relung hati yang terdalam
Rambut yang panjang tergerai
Tersapu angin...
Mendambakan sentuhan lembut
Mengharapkan sapaan manis..
Kini sirna tersapu angin...
Hilang bagaikan mati ditelan bumi
Tersadar dalam kesendirian
Menanti hingga napas ini berhenti..
Hingga jantung tak berdetak lagi...
(Karya ini terdapat dalam buku antologi puisi "Daun-daun Berguguran" terbitan FAM Publishing).
Tentang Penulis:
Susanti, S.Pd. Lahir di Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat. Meniti karier sebagai penulis buku pelajaran bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudaayan Republik Indonesia Tahun 2018 lalu. Selanjutnya terus menekuni hobi sebagai penulis, menerbitkan satu buku nonfiksi yang berjudul Indahnya Kampungku Sedihnya Hatiku. Sekarang membantu dalam penulisan berbagai sastra dan puisi di Kabupaten Landak berkerja sama dengan perpustakaan daerah Kabupaten Landak. Buku Antologi Penulis Landak sedang dalam proses percetakan dan penerbitan, masih dalam proses menulis beberapa buku lainnya. Masih aktif sebagai Guru PAUD dan ketua pengelola PAUD.

Comments
Post a Comment