Skip to main content

Bagaimana Cara Agar Buku Anda Best Seller?

Ini cerita dari seorang teman Admin yang mempunyai sebuah penerbit konvensional (mayor) di Jakarta. Katanya, banyak penulis-penulis besar yang sudah punya nama dan bukunya mereka terbitkan tetapi si penulis pasif, tidak giat, tidak aktif untuk ikut mempromosikan bukunya. Penulis-penulis itu cenderung menerima saja dan “ribut” bila royalti terlambat dikirim. Tak ada upaya dari penulis-penulis itu untuk mempromosikan bukunya, semisal berinisiatif membuat diskusi/bedah buku atau peluncuran buku di daerahnya. Akibat yang terjadi kemudian, penjualan bukunya stagnan, tidak dikenal luas, kalau pun dikenal hanya dibeli dan dibaca oleh kalangan tertentu saja. Sementara yang diinginkan penerbit itu, adanya kerjasama yang baik untuk bersama-sama mempromosikan buku tersebut sehingga berpeluang best seller. Sebab, memproduksi buku dengan jumlah ribuan eksemplar itu bukan berbiaya murah.

Nah FAMili, bercermin dari “curhat” teman Admin itu, kesimpulannya adalah, bagi Anda yang telah mempunyai karya berupa buku, teruslah melakukan promosi dalam setiap kesempatan. Semakin besar usaha Anda melakukan promosi, semakin besar pula peluang Anda memberikan manfaat kepada banyak orang dari buku Anda itu. Misalkan saja, Pertama, Anda membuat kartu nama yang ada gambar kover buku Anda, cantumkan nomor handphone agar orang yang berminat terhadap buku Anda bisa menghubungi Anda, baik untuk membeli buku tersebut atau hendak mengundang Anda tampil sebagai pembicara dalam sebuah pelatihan menulis di sebuah kota misalnya.

Kedua, buatlah blog pribadi dengan alamat domain judul buku Anda, lalu isilah blog itu dengan segala macam cerita tentang buku Anda, termasuk foto-foto dan komentar-komentar berupa testimoni orang-orang yang telah membaca buku Anda. Mana tahu pula, ada beberapa mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi yang tertarik dan ingin menjadikan buku Anda itu sebagai sumber penelitian untuk skripsi maupun tesis mereka. Dengan adanya blog itu, Anda tidak akan membuang-buang waktu untuk diwawancarai, karena segala bahan tentang buku Anda itu telah terdokumentasikan dengan baik di dalam blog yang Anda buat itu. Selain itu, tentu saja, orang di berbagai negara dapat membaca promosi buku Anda karena blog yang terhubung di internet itu memperpendek batas jarak, ruang dan waktu.

Ketiga, “gratiskan” 1 eks buku Anda yang di halaman depan setelah sampul buku tertulis kalimat seperti ini misalnya: “Buku ini gratis, boleh dibaca siapa saja, tetapi dengan syarat, setelah buku selesai dibaca, Anda memberikan buku ini kepada orang lain yang berkenan membacanya, dan orang tersebut setelah selesai membaca, juga menyerahkan buku ini kepada temannya yang lain, seterusnya begitu”. Nah, Anda bisa meneliti, sampai di mana buku Anda itu beredar dan siapa saja yang sudah membacanya. Walau orang yang membaca buku Anda itu dapat buku gratis, tetapi bukan milik dia, dan buku tersebut harus diberikan lagi kepada  orang lain, sehingga buku Anda yang 1 eks itu betul-betul menjadi media promosi yang paling ampuh dan beredar ke mana-mana, bahkan bisa keliling dunia. Bukankah iklan gratis yang hebat itu adalah iklan yang disebarkan dari “mulut ke mulut”? Artinya, orang yang membaca buku Anda akan bercerita kepada orang lain tentang buku Anda tersebut.

Keempat, buatlah akun di jejaring sosial, semisal facebook dan twitter dengan nama judul buku Anda. Sama seperti blog yang Anda buat di atas, isinya tentang segala cerita tentang buku Anda, termasuk foto-foto kegiatan terkait buku tersebut. Namun yang terpenting, perbanyak pertemanan di jejaring sosial itu, khususnya teman-teman yang Anda kenal, atau mereka yang berdomisili di satu kota dengan Anda.

Kelima, tetap optimis dan yakin bahwa Anda telah menulis sebuah karya yang bagus. Sebab, bila Anda merasa tidak yakin dengan buku karya Anda sendiri, bagaimana calon pembeli (pembaca) buku Anda yakin dan percaya bahwa buku yang Anda tawarkan itu sebuah buku yang bagus?

Nah, seperti wejangan penulis-penulis senior yang suka memotivasi penulis muda, mereka selalu mengatakan, setiap buku akan menemukan nasibnya sendiri. Bukankah begitu? Bayangkan, Andera Hirata, penulis novel “Laskar Pelangi”, oleh sebagian “sastrawan” di Indonesia, karyanya itu kurang mendapat apresiasi, tetapi siapa sangka kalau baru-baru ini novel Andrea Hirata masuk nominasi sebagai sastra terbaik Jerman, satu-satunya buku dari Indonesia? Dahsyat bukan? Yakinlah, walau di negeri sendiri buku Anda tidak dianggap bagus, tetapi di negeri lain banyak orang yang akan memberikan penghargaan kepada Anda.

Gen Collin Powel, mantan menteri luar negeri Amerika mengatakan, “tak ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras dan mau belajar dari kegagalan”. Mari terus belajar dan tetap semangat, FAMili!

Salam santun, salam karya!

FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...