Skip to main content

Profil Anggota FAM Indonesia: Muhammad Abrar (FAMili Padang)

~ Semangat Menulisnya yang Nyaris Tenggalam Kini Bangkit Kembali

Muhammad Abrar, itulah namanya. Dia bangga sekali dengan nama itu. Ia dilahirkan di Kota Wisata Bukittinggi, Sumatera Barat pada tanggal 22 November 1984. Ia begitu bersyukur karena terlahir di tengah keluarga yang cukup taat menjalankan perintah agama.

Kedua orangtuanya sangat ketat sekali dengan ibadah dan pergaulan anak-anaknya. Semenjak kecil anak-anaknya sudah dibiasakan untuk melaksanakan shalat wajib dan mewajibkan untuk membaca Al-Qur’an setiap selesai shalat maghrib. Televisi tidak diperbolehkan hidup sebelum mereka membaca Al-Qur’an dan belajar terlebih dahulu.

Ibunya seorang guru agama Islam di sebuah Sekolah Dasar (SD) Negeri di kampungnya. Sedangkan ayah merupakan seorang wiraswasta yang menggeluti berbagai bidang usaha. Semangat kerja keras dan perhatian ayah akan pendidikan anak-anaknya membuat anak-anaknya sangat bangga kepada beliau. Beliau ingin anak-anaknya memiliki kehidupan yang lebih baik nantinya.

Ia merupakan sulung dari tiga bersaudara. Kedua adiknya perempuan, dan alhamdulillah sekarang mereka juga sudah menikah. Dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dijalaninya di kampung. Setamat SMP ia melanjutkan pendidikan di SMU Negeri 4 Bukittinggi. Selesai dari SMU ia mengambil Program Diploma 3 Fakultas Ekonomi Universitas Andalas di Padang, Sumatera Barat dan udah tamat tahun 2007.

Ia sudah menikah dua tahun lalu dengan seorang wanita sholehah dan sangat baik tingkah lakunya. Mereka tidak pacaran. Dia mengenal calon istrinya melalui secarik kertas yang berisi biodata sederhana dan foto calon istrinya itu. Biodata tersebut ia dapatkan dari seorang teman sesama Aktivis Dakwah Kampus dulu. Setelah melakukan shalat istikharah dan minta petunjuk kepada Allah SWT, ia mantapkan hati menerimanya sebagai calon pendamping hidupnya. Proses itu singkat sekali. Empat  bulan setelah ta’aruf (perkenalan), tepatnya pada tanggal 19 November 2010, mereka melangsungkan akad nikah di sebuah masjid di dekat rumah istrinya itu.

Ia bersyukur sekali dipertemukan dengan wanita yang sholehah tersebut. Begitu pun istrinya. Suatu hari istrinya pernah mengatakan bahwa ia sangat beruntung sekali bersuamikan dia. Sepanjang hidupnya, ialah lelaki yang paling tampan dan baik yang pernah ia jumpai. Ungkapan dari istrinya tersebut membuat hatinya berbunga-bunga. Sekarang mereka sudah dikaruniai seorang anak laki-laki yang sudah berusia 17 bulan, yang mereka beri nama ‘Abdan Syakura. Mereka berharap anaknya kelak menjadi anak yang shaleh dan pandai bersyukur kepada Allah SWT. Aamiin.

Setelah dipertemukan dengan FAM Indonesia, semangat menulisnya yang nyaris tenggalam perlahan mulai bangkit kembali berkat dorongan dan motivasi dari sahabat-sahabat FAM, terutama dari kedua pendiri, Mbak Aliya Nurlela dan Kakanda Muhammad Subhan. Semangat itu semakin menjadi-jadi setelah mengetahui bahwa suratnya lolos sebagai juara ke-2 pada lomba menulis surat bulanan yang diadakan forum ini beberapa waktu yang lalu. Apalagi mendengar kabar bahwa surat-surat yang terpilih akan dibukukan menjadi sebuah buku. Seakan tidak percaya, sekarang dia sudah memiliki beberapa buah buku, meskipun masih proyek bersama teman-temannya di FAM. Di antara buku-buku tersebut adalah antologi puisi: “Kejora yang Setia Berpijar”, “Bukittinggi Ambo di Siko”, dan “Ibu”. Buku terakhir merupakan surat terpilih dari hasil lomba menulis surat yang diadakan FAM Indonesia dan rencananya akan dibukukan. Buku-buku tersebut tersebut bisa dipesan lewat FAM Publishing dengan cara menghubungi Call Centre FAM 0812 5982 1511, atau via email forumaktifmenulis@yahoo.com, dan kunjungi web FAM Indonesia di www.famindonesia.com

Motivasinya menulis adalah dalam rangka ibadah dan menyampaikan kebaikan lewat tulisan (Dakwah bil Qalam). Di samping itu ia ingin hidup hingga seribu tahun lagi. Dan itu hanya bisa diwujudkan lewat karya berupa tulisan yang ditinggalkan.
Ia mempunyai Motto Hidup: Hidup di dunia hanya sekali, berbuatlah yang berarti bagi Agama,Ummat, Bangsa dan Negara.

Bagi FAMili yang ingin silaturahim dengan Muhammad Abrar (FAM1174U-Padang) ini, dapat mengubunginya via handphone nomor 081363334003 atau email: abrar.muhammad@ymail.com. Salam santun.

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...