Skip to main content

Jenuh Melanda, Yuk Piknik Dulu


Menulis membutuhkan konsentrasi dan kenyamanan penuh, agar menghasilkan tulisan yang menarik dan berkualitas. Tak dapat dielakkan jika penulis mengalami titik jenuh, untuk bisa menulis dengan baik pun akan sulit dilakukan. Lalu apa yang harus dilakukan oleh seorang penulis agar bisa melewati titik jenuh itu?

Seperti tubuh kita yang perlu nutrisi saat energinya sudah terkuras oleh kegiatan, maka ia perlu diberi makanan bergizi agar energi kembali mengisi tubuh. Begitu juga bagi kejenuhan yang melanda juga merupakan tanda bahwa penulis butuh nutrisi agar kembali bisa berkarya. Banyak cara untuk mencari energi itu. Salah satunya adalah dengan piknik atau jalan-jalan. Apa sih yang didapatkan dari piknik bagi penulis untuk mencari energi?

Jalan-jalan akan membawa si penulis untuk bergerak, melalui banyak lokasi, bertemu dengan orang banyak. Seperti pepatah “Alam takambang jadi guru”, agar kita belajar pada  alam dan berbagai fenomenanya yang senantiasa mengabarkan sebuah kearifan, seperti itulah efek yang bisa diterima oleh penulis saat pergi piknik. 

1. Dengan bergerak, tubuh penulis akan menjadi lebih segar dan fit kembali setelah terdiam khusuk menumpahkan isi pikirannya. Tentunya tubuh yang baik juga akan membuat pikiran menjadi lebih baik. Maka untuk kembali menulis dengan semangat akan diraih kembali oleh penulis.

2. Bertemu dengan banyak orang akan membuat penulis menemukan banyak peristiwa, mendapatkan cerita baru, serta energi baru. Kebuntuan yang dirasakan pun akan segera terobati. Banyak hal yang bisa menjadi tumpukan ide yang bisa disimpan dan dituangkan nanti setiba di rumah.

3. Melewati beberapa tempat juga akan membuat penulis menemukan ide baru. Memperkaya kosakata baru dan lainnya. Bisa menjadi rujukan yang akan dimasukkan ke dalam tulisan nantinya.

Nah, jika titik jenuh mulai menghampirimu. Maka berikanlah kesempatan bagi dirimu untuk istirahat sejenak dan lakukanlah jalan-jalan. Tak perlu mahal dan jauh tentunya. Pergi ke pasar, atau bisa juga mengunjungi tempat wisata yang ada di sekitar daerah tempat tinggalmu. Kemudian rasakanlah bagaimana energimu kembali dan kamu kembali bisa berkarya.

Sumber foto: Google

(TIM PENULIS FAM)

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...