Skip to main content

Mengenal 'Tanda Seru', Yuk!


'Tanda seru'? Sudah tahu belum? Itu lho, seperti yang sering terlihat di buku. Bagaimana bentuknya? Pasti sudah tahu kan?  Atau ada yang belum tahu? He he...

'Tanda seru', terkenal dengan tanda untuk kalimat perintah. Juga untuk tanda amarah. Waahhh, seyyeem.

Sebenarnya penggunaan 'tanda seru', bukan itu saja ya temans. 'Tanda seru' sebenarnya asyik lho. Setiap kita akan menuliskan urutan resep masakan, penggunaan 'tanda seru' juga diperlukan. Atau membuat urutan tutorial permainan, game, atau pin tutorial belajar lainnya. Pasti kita akan sering-sering menggunakan 'tanda seru'. Asyik kan?

Secara harfiah, 'tanda seru' adalah tanda baca yang biasanya digunakan setelah suatu interjeksi. Atau 'tanda seru' adalah kalimat seruan untuk menunjukkan perasaan atau penegasan.


Bentuknya seperti tanda pentung, bisa juga seperti huruf 'i' terbalik. 'Tanda seru' dalam sebuah tulisan, bentuknya seperti sebuah garis lurus, dengan titik yang berada di bawahnya. Sedangkan 'tanda seru' yang berada pada tulisan gambar animasi, sering berbentuk lebih gemuk, bukan sekedar garis lurus. Jadi hampir mirip dengan pentungan. He he, lucu ya.

Peletakan 'tanda seru' ini, sering menandai di akhir suatu kalimat. Penggunaan 'tanda seru' ini, bisa hanya 1 kata saja lho. Contohnya : "Masuk!" Ini sebuah kalimat lho, walaupun hanya satu kata saja.

Itulah salah satu manfaat 'tanda seru'. 'Tanda seru' dapat menjadikan sebuah kalimat yang praktis, namun bisa memiliki makna yang luas. Tanpa perlu kita menjelaskan panjang lebar.

Tanda seru umum ditemukan di berbagai bahasa dan sistem tulisan, meskipun dengan variasi makna dan simbol. 

Tanda seru dalam tulisan, sangat beragam jenis dan jumlah kata dalam kalimatnya.

Penulisan 'tanda seru' pada sebuah kalimat, bisa diartikan bahwa kalimat tersebut merupakan kalimat perintah. Jumlah kata pada kalimat perintah, bisa sangat bervariasi. Bisa terdiri dari satu kata saja, seperti contoh di atas. Juga bisa lebih dari itu. Termasuk dalam penulisan proses pembuatan barang dan jasa, berupa resep maupun tutorial. 'Tanda seru' kerap kali digunakan. Karena mengandung kalimat perintah, dan kalimat anjuran.

Contoh sebuah penggunaan kata seru pada sebuah kalimat perintah, salah satunya : "Mengenal 'Tanda Seru', Yuk!" Demikian tentang mengenal 'tanda seru', semoga bermanfaat.

Sumber Foto: Google

(TIM PENULIS FAM)

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...