Skip to main content

Mengubah Keterpurukan Menjadi Peluang


Penulis sejatinya orang yang peka terhadap orang lain. Dari kepekaan itulah dia mampu menghasilkan sebuah karya yang gemilang, bahkan mungkin akan menjadi legenda dan tetap dikenang sepanjang masa. Sebagai makhluk sosial yang tentu saja tak dapat hidup sendiri membuat kita harus berinteraksi dengan orang lain. Interaksi ini akan menghasilkan begitu banyak rasa dalam dada kita. Entah itu kebahagiaan, kesedihan, bahkan cinta yang mendalam.

Pengalaman dari segala jenis perasaan yang didapatkan itu akan membuat seorang penulis memiliki banyak bahan untuk dia tulis. Karena dari perasaanlah lahir begitu banyak karya besar. Apalagi tulisan yang menggambarkan begitu banyak perasaan dan hal itu pernah dirasakan oleh penulis sendiri. Jadi, pengalaman pahit, atau pun sedih bukanlah hal buruk namun sebuah keuntungan besar.

Ya, kesedihan atau keterpurukan merupakan hal yang sangat dihindari oleh kita semua. Tapi, seorang penulis harus bersahabat bahkan berteman baik dengan dua hal ini. Karena konflik dalam naskah lebih menarik perhatian pembaca dibandingkan kisah kebahagiaan yang selalu ada tanpa ada halangan. Meskipun hanya sekadar kisah, namun kita pun harus realistis melihat situasi dan kondisi. Setiap manusia pasti pernah merasakan keterpurukan walaupun menginginkan sebuah kebahagiaan agar terus menemani.

Cobalah sampaikan keluh kesah dan kesedihanmu dalam naskah dan karya yang kamu buat. Boleh jadi, dengan menuliskan itu membuatmu menjadi lega, memberikan gambaran kepada orang lain bahwa ada pula orang yang merasakan penderitaan mereka, dan berikan solusi dari kesedihan yang kamu tuliskan dalam naskahmu. Jangan menjadi pemberi masalah saja tanpa menyediakan solusi bagi pembaca. Karena, kita pun tidak menginginkan mereka terjebak dalam kesedihan dan keterpurukan yang terus menyapa.

Sumber foto: Google

(TIM PENULIS FAM)

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...