Skip to main content

Menulis Perlu Riset


Waaah, judulnya berat yaaa? Eits, coba ganti posisi, bacanya sambil rileks. He he.

Menulis perlu riset. Memang sih! Tapi risetnya nggak seberat yang kalian pikirkan.
Menulis fiksi maupun non fiksi, memang diperlukan kualitas bacaan yang sesuai logika. Sekalipun karyanya tulisan fiksi. Contohnya, misal kita mau membuat cerpen dengan tema mengangkat kisah anak autis. Jangan sampai penokohan dan karakter, riset medisnya cacat logika. Tulisan kita harus bisa dibaca semua kalangan. Baik dibaca oleh orang awam maupun orang profesional.

Berikut ini hal-hal yang perlu dilakukan riset untuk mempersiapkan karya tulis yang baik.

Pertama. Karakter tokoh. Dalam karakter ini bisa kita tentukan di awal, apakah tokoh yang diperankan ini memiliki sifat-sifat khusus. Apakah pendiam, periang, atau berkepribadian ganda, atau suka-suka penulis. He he, yang jelas dari awal sampai akhir harus konsisten ya. Sehingga pembaca merasa nyaman dengan pesan yang tersirat. Juga merasa terhibur. Bukan malah merasa pusing setelah membaca tulisan kita. He he.

Kedua. Riset latar tempat. Hal ini penting sekali. Misal kita mengangkat cerita yang berada di sebuah negara sub tropis.
Mungkin di daerah itu waktu siangnya lama, dengan malamnya yang sebentar. Atau waktu penulisan karya itu, mengalami musim salju, tapi kita menuliskan musim panas. He he, kan jadi aneh ya? Jika latar waktu dan tempat, kita memutuskan untuk daerah-daerah yang memiliki kekhususan. Maka perlu dipikirkan ya, risetnya!


Ketiga. Riset latar waktu. Seperti yang disampaikan di atas, agak berkaitan antara latar waktu dan tempat. Seandainya latar tempat kita pakai yang umum terjadi di Indonesia dengan latar waktu malam hari. Maka penulisan ceritanya juga harus sesuai dengan kelaziman yang terjadi di Indonesia. Apa saja yang terjadi di malam hari? Jangan sampai, kita melakukan rutinitas olahraga di malam hari, kan nggak lazim. Seandainya juga dituliskan demikian, ya nggak papa sih. He he.  Misal memang untuk menceritakan hal-hal yang dianggap tabu, atau under cover dari sebuah profesi tertentu dan beratnya kehidupan profesi di Ibu kota. Atau hendak menuliskan hal-hal yang tidak biasa. Cerita under estimate, yang endingnya membuat pembaca terkagum-kagum. Itu terserah penulis sih, akan menyajikan apa kepada pembaca. Satu hal yang perlu digarisbawahi, yaitu jangan sampai cacat logika. Itulah tujuan utama, mengadakan riset sebelum menulis.

Riset adalah rileks. Bahkan riset adalah rekreasi. Supaya menambah wawasan kita, juga kita menjadi serba tahu dan serba bisa. Waah, seru kan!

Sumber foto: Google

(TIM PENULIS FAM)

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...