Skip to main content

Apa yang Terbaru dari Cinta?

Ya, apa yang terbaru dari cinta? Demikianlah pertanyaan yang hendaknya diajukan oleh pengarang yang bukan lagi pemula ketika ia beranjak menjadi pengarang profesional. Hampir sebagian besar pengarang pemula mengawali karir menulisnya dengan mengangkat tema-tema cinta, baik dalam puisi maupun prosa (cerpen dan novel). Cinta yang merupakan tema universal ini paling mudah dirujuk apalagi bagi muda-mudi yang baru memasuki dunia percintaan (baca: kasmaran). Tersebab itu pula, muncul istilah, “Jika ingin menjadi pengarang, jatuh cintalah”.

Bagi seseorang yang sedang jatuh cinta, apalagi yang suka memendamnya, akan lahir berlembar-lembar puisi indah yang ia tulis di dalam buku diary. Dia pun menjadi penyair mendadak. Bermacam kata indah akan mengalir deras laksana air yang dicurahkan dari puncak ketinggian. Apa pun yang dia lihat dari sosok orang yang dicintainya akan ditulis, tentu semuanya serba indah, laksana melukiskan malam yang gemerlap dengan cahaya bulan dan bintang.

Namun, salahkah orang yang sedang jatuh cinta? Oh, tentu tidak. Cinta itu sakral, suci. Cinta itu rahmat yang diturunkan Tuhan di hati setiap insan. Maka berbahagialah manusia yang telah menemukan cintanya, atau sedang menjalaninya, atau pula sedang membangunnya menjadi mahligai indah yang menyemarakkan kehidupan. Tuhan pun, menciptakan makhluknya dengan sepenuh cinta.

Dalam kaitannya dengan dunia kepengarangan, cerpen dan novel yang ditulis tanpa dibumbui cerita percintaan terasa hambar dan kaku. Maka, hampir seluruh buku cerpen dan novel yang ditulis oleh pengarang-pengarang termasyhur di dunia selalu menyelipkan kisah-kisah percintaan. Buku-buku itu pun menjadi hidup, penulisnya menulis dengan perasaan cinta, dan pembacanya membaca dengan sepenuh cinta.

Persoalannya, apakah cinta itu yang menjadi fokus tulisan Anda ketika menulis sebuah cerita bertema cinta? Atau seseorang yang membuat Anda jatuh cinta sehingga menulis kisah bertema cinta?

Jawabannya: bukan. Ya, bukan itu. Tetapi yang harus Anda tulis, apa “masalah” di balik cinta itu. Jika Anda menulis tentang seseorang yang Anda cintai, siapa pun itu, tulislah apa “masalah” yang sedang dihadapi orang itu. “Masalah” itulah yang akan menjadi “konflik” yang akan menjadi pemanis cerita di dalam cerpen atau novel Anda. Cerita yang ditulis tanpa konflik akan terasa hambar. Maka, dramatisirlah konflik itu sehingga menarik, mengundang rasa penasaran, menegangkan, membuat pembaca terharu hingga menangis, dan ketika buku itu telah ditamatkan membacanya, berbulan dan bertahun kemudian, orang masih mengenang cerita yang Anda tulis itu.

Jika Anda menulis tentang remaja laki-laki yang jatuh cinta kepada seorang gadis seusianya, itu sudah biasa, sudah banyak ditulis orang. Jika Anda menulis kisah cinta antara suami dan istri, itu sudah biasa, juga sudah banyak ditulis orang. Jika Anda menulis cinta seorang anak kepada orangtuanya, murid kepada gurunya, atau sebaliknya, itu juga sudah biasa, banyak ditulis orang. Lalu bagaimana agar tulisan Anda berbeda dan tidak sama dengan cerita orang lain? Cari akar masalahnya, tidak ada yang lain! Pelajari masalah itu, apakah sama dengan masalah yang sudah ditulis orang lain? Kalau sama, cari sisi bedanya. Dan, yang berbeda itu segera tuliskan!

Nah, saatnya Anda ke luar dari lingkaran sebutan “penulis pemula”. Lakukan lompatan yang lebih luas, dan jadilah penulis profesional yang tampil beda, mencerahkan, dan membawa perubahan.

Apa yang terbaru dari cinta? Hmm, tidak ada, kecuali jika Anda mampu menulis dengan cara yang berbeda.

Salam santun, salam karya.

FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

Ingin menerbitkan buku di FAM Publishing? Dapatkan infonya di sini: http://www.famindonesia.com/2012/06/terbitkan-buku-anda-di-penerbit-fam.html

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...