Skip to main content

Bagaimana Mengubah Cara Pandang Saya Terhadap Penulis Hebat yang Memiliki Kemampuan Super dalam Berkarya?

Assalamu’alikum Wr.Wb.

Apa kabar FAM? Semoga tetap semangat dan semakin banyak menghasilkan karya-karya yang menginspirasi. Aamienn...

FAM, saya ingin bertanya bagaimana mengubah cara pandang saya terhadap orang-orang yang hebat, yang memiliki kemampuan super dalam berkarya. Saya sadar harusnya karya orang-orang hebat itu dapat menjadi sumber inspirasi dan motivasi buat kita, tapi mengapa saya justru semakin tidak percaya diri?

Setelah membaca karya-karya tersebut, saya merasa tulisan saya tidak ada apa-apanya dibandingkan karya mereka, sehingga saya tidak berani lagi memplublikasikan karya yang telah saya buat dengan susah payah. FAM, saya mohon sarannya, bagaimana cara mengubah cara pandang saya, agar pikiran-pikiran semacam itu tidak lagi singgah dalam benak saya.

Terima kasih FAM. Salam Santun, Salam Karya.

Nora Yuliani
IDFAM1090U
Payakumbuh

Jawaban FAM Indonesia:

Waalaikumussalam Wr. Wb.

Nora yang baik. Terima kasih sudah berkirim pesan untuk berkonsultasi dengan Tim FAM Indonesia. FAM sangat senang membaca surat kamu, artinya ada usaha kamu untuk belajar dan terus belajar.

Orang-orang hebat memang selalu ada di sekitar kita, termasuk penulis-penulis hebat dalam karyanya. Tetapi sebenarnya, tidak ada yang namanya penulis hebat dan penulis yang tidak hebat. Tidak ada juga namanya penulis senior dan penulis yunior. Yang ada adalah penulis yang produktif dan penulis yang tidak produktif. Produktivitas mereka dalam berkaryalah yang menciptakan pandangan di mata banyak orang bahwa mereka itu penulis hebat.

Tentu, sebelum mereka hebat seperti sekarang ini yang Nora lihat, bertahun-tahun lalu, ketika mereka pertama kali menulis, sama kondisinya dengan Nora yang hari ini baru mulai menulis. Mereka juga pernah jatuh-bangun, dihina dan dicela karyanya yang mungkin tidak tepat EYD-nya, dianggap penulis yang tak berkualitas, dan bermacam komentar negatif lainnya. Tetapi mereka tidak menyerah dengan keadaan itu, mereka tetap berkarya hingga akhirnya sukses menjadi penulis hebat hari ini. Nah, Nora tentu juga bisa demikian, bahkan dapat melebihi kemampuan mereka, asalkan syaratnya terus menerus menulis, terus menerus membaca buku, terus menerus belajar dari karya penulis-penulis hebat itu.

Bangunlah keberanian itu kembali. Jangan bandingkan karya Nora yang masih pemula dengan karya penulis-penulis yang telah lama berkecimpung di dunia kepenulisan yang Nora anggap hebat itu. Karena mereka sudah melewati proses yang amat panjang. Tinggal Nora mengikuti jejak mereka, menjalani proses itu: menulis-endapkan-editing-minta komentar teman-publikasikan. Nanti, setelah tulisan  Nora terbit, tidak perlu dipusingkan mau dibaca orang atau tidak, mau dibeli orang atau tidak bila berupa buku. Biarkan saja, sebab karya yang kita lahirkan itu akan menemukan nasibnya sendiri. Tugas penulis adalah menulis, terus menulis hingga akhir hayatnya. Tugas penerbit adalah menerbitkan karya penulis jika tulisan itu layak diterbitkan. Tugas pembaca adalah membaca, tergantung mereka suka selera tulisan apa dan bagaimana. Jadi sudah punya porsi tugas masing-masing. Tak perlu pusing-pusing atau takut melahirkan tulisan dan menerbitkannya.

Buanglah pikiran-pikiran negatif yang dapat menghambat proses kreatif Nora dalam berkarya. Jangan fokus kepada pikiran-pikiran demikian. Fokus saja menulis dan selesaikan tulisan itu hingga titik paling akhir. Jika itu mampu Nora lakukan, maka Nora akan menjadi penulis produktif yang suatu hari nanti, bila masanya telah tiba, Nora pun akan dianggap sebagai penulis hebat, walau kita telah tiada sekalipun. Intinya, niatkan menulis untuk ibadah, untuk berdakwah, dan untuk memberikan manfaat kepada banyak orang sekecil apa pun manfaat yang akan kita berikan itu. Tata kembali niat, tekad dan semangat ya. FAM Indonesia ikut mendoakan dan mendukung Nora berkarya.

Salam santun,

TIM FAM INDONESIA
www.famindonesia.com

Info penerbitan buku di FAM Publishing (klik) http://www.famindonesia.com/2012/06/terbitkan-buku-anda-di-penerbit-fam.html

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...