Judul: Sayap Jibril
Penulis: Habiburrahman, dkk
Kategori: Kumcer
Terbit: Januari 2013
Tebal: 199 halaman
Harga: Rp41.000,-
ISBN: 978-602-17404-2-2
Sayap Jibril merupakan antologi cerpen pemenang lomba Apresiasi Sastra yang diadakan oleh Keluarga Mahasiswa Sastra Indonesia (KMSI) Fakultas Ilmu Budaya UGM. Antologi yang memuat 10 cerpen kategori mahasiswa dan 10 cerpen kategori pelajar tersebut sebagian besar mengangkat tema sosial.
Cerpen Si Meti Jadi Tahi karya Habsari merupakan salah satu contoh cerpen bertema sosial. Cerpen tersebut mengisahkan tentang seorang Ibu yang memberi makan Meti, anaknya, dengan tahi. Keterbatasan ekonomi memaksanya untuk melakukan hal demikian. Anehnya, Meti justru senang memakan tahi yang disuapi oleh ibunya. Ketika sang ibu telah kehabisan persediaan tahi, dia mencoba untuk meminta tahi kepada orang-orang yang sedang membuang kotorannya di sungai dekat rumah. Akan tetapi, mereka malah berlari pulang dan enggan memberikan tahinya kepada ibu Meti. Hal tersebut secara tidak langsung menggambarkan kondisi sosial masyarakat yang cenderung bersikap antipati terhadap permasalahan orang lain. Mereka lebih suka barang tidak berguna milik mereka terbuang sia-sia daripada diberikan kepada orang yang membutuhkan.
Selain contoh cerpen di atas, masih banyak cerpen yang mengangkat tema sosial atau pun tema percintaan, seperti Sayap Jibril, Perempuan yang Merajut Harapan, Kidal, Surat, dan sebagainya. Cerpen yang terkumpul dalam antologi Sayap Jibril tersebut sarat akan makna dan kritik sosial yang tajam. Pembaca diajak untuk menelusuri realitas sosial yang terjadi dalam masyarakat. Dengan demikian, buku tersebut diharapkan dapat membangkitkan daya kritis pembaca melalui cerpen-cerpen yang tersaji.
[Info pemesanan dan penerbitan buku di FAM Publishing hubungi Call Centre 0812 5982 1511, atau lewat email: forumaktifmenulis@yahoo.com]
Penulis: Habiburrahman, dkk
Kategori: Kumcer
Terbit: Januari 2013
Tebal: 199 halaman
Harga: Rp41.000,-
ISBN: 978-602-17404-2-2
Sayap Jibril merupakan antologi cerpen pemenang lomba Apresiasi Sastra yang diadakan oleh Keluarga Mahasiswa Sastra Indonesia (KMSI) Fakultas Ilmu Budaya UGM. Antologi yang memuat 10 cerpen kategori mahasiswa dan 10 cerpen kategori pelajar tersebut sebagian besar mengangkat tema sosial.
Cerpen Si Meti Jadi Tahi karya Habsari merupakan salah satu contoh cerpen bertema sosial. Cerpen tersebut mengisahkan tentang seorang Ibu yang memberi makan Meti, anaknya, dengan tahi. Keterbatasan ekonomi memaksanya untuk melakukan hal demikian. Anehnya, Meti justru senang memakan tahi yang disuapi oleh ibunya. Ketika sang ibu telah kehabisan persediaan tahi, dia mencoba untuk meminta tahi kepada orang-orang yang sedang membuang kotorannya di sungai dekat rumah. Akan tetapi, mereka malah berlari pulang dan enggan memberikan tahinya kepada ibu Meti. Hal tersebut secara tidak langsung menggambarkan kondisi sosial masyarakat yang cenderung bersikap antipati terhadap permasalahan orang lain. Mereka lebih suka barang tidak berguna milik mereka terbuang sia-sia daripada diberikan kepada orang yang membutuhkan.
Selain contoh cerpen di atas, masih banyak cerpen yang mengangkat tema sosial atau pun tema percintaan, seperti Sayap Jibril, Perempuan yang Merajut Harapan, Kidal, Surat, dan sebagainya. Cerpen yang terkumpul dalam antologi Sayap Jibril tersebut sarat akan makna dan kritik sosial yang tajam. Pembaca diajak untuk menelusuri realitas sosial yang terjadi dalam masyarakat. Dengan demikian, buku tersebut diharapkan dapat membangkitkan daya kritis pembaca melalui cerpen-cerpen yang tersaji.
[Info pemesanan dan penerbitan buku di FAM Publishing hubungi Call Centre 0812 5982 1511, atau lewat email: forumaktifmenulis@yahoo.com]
Comments
Post a Comment