Skip to main content

[Resensi Buku] Mimpi Tidak Hanya Sebatas dalam Sampul

Judul Buku: Membungkus Mimpi
Jenis Buku: 43 Pucuk Surat Pilihan
Pengarang: Muhammad Sofyan Arif, dkk
Penerbit: FAM Publishing
Cetakan: Pertama, 2013
Jumlah Halaman: xii +197 halaman
ISBN: 978-602-7956-03-2

Segala tentang kehidupan ini memang akan tetap menjadi misteri, namun apa pun yang kita hadapi sekarang ataupun di masa depan adalah sebuah mimpi panjang dari usia yang tak pernah kita ketahui sampai kapan akan terputus oleh sebuah kejadian yaitu ajal. Namun hakikat kita sebagai manusia adalah menjalani apa yang sudah menjadi ketentuan kita di atas garis takdir yang sudah dibuat oleh Yang Kuasa, namun bukan berarti apa yang sudah menjadi ketentuan Yang Kuasa harus kita terima, tapi kita juga harus berusaha karena Allah pun telah berfirman dalam sebuah ayatNya yang bermakna, "Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum jika bukan kaum itu sendiri yang merubahnya”.

Sekarang yang menjadi masalah buat kita bukanlah sebuah mimpi yang akan menentukan masa depan kita, namun sebuah impian kecil yang akan memudahkan kita untuk menghadapi segala kesulitan hidup, karena sebuah impian kecil akan dapat memotivasi apa yang bisa kita raih untuk merubah segala nasib dan juga takdir hidup. Mungkin kita terlahir dari keluarga yang miskin tak berharta, namun bukan berarti kita juga bernasib sama. Karena hakikatnya kita bisa merubah segala kemiskinan moyang kita, itu tergantung pada pemikiran kita sebagai manusia. Pendidikan adalah satu faktor yang bisa memengaruhi hal itu, namun tidak menutup kemungkinan jika orang berpendidikan tinggi sekalipun kalau dia malas dan tidak mau berusaha memanfaatkan apa yang ada pada potensi dirinya tidak akan bermanfaat juga untuk merubah kehidupannya.

Tiada yang mustahil dalam kehidupan kita, semua berawal dari keyakinan yang kukuh bahwa diri ini adalah sebuah mesin yang bila tak ‘warming up’ maka tak kan panas, jika tak di gerakkan maka akan rusak dan mati, itulah yang sepantasnya kita lakukan. Bahwa hidup harus dipenuhi dengan kerja keras untuk memulai mewujudkan segala hasrat untuk merubah kehidupan ini. Salah satu kerja keras itu diwujudkan dalam sebuah usaha dan doa. Hal itu tercermin dalam sebuah kumpulan surat yag tersampul rapi dalam sebuah buku yang dikemas dengan judul “Membungkus Impian”. Impian, yaitu sebuah keinginan kuat yang apabila tidak terpenuhi maka akan dikejar hingga impian itu dapat terwujud. Dengan impianlah kita akan bisa sedikit demi sedikit mengubah kehidupan kita menjadi lebih baik. Sebuah pepatah bijak menyatakan, “Bukan impian yang harus menyesuaikan dengan kemampuan Anda, tapi Anda sendiri yang harus bisa menyesuaikan kemampuan untuk mencapai impian-impian luar biasa yang telah Anda tuliskan. Itulah hakikat “menuliskan” dan mencapai impian” (Pembuat Jejak).

Kita tidak hanya bermimpi ataupun memiliki impian begitu saja, akan tetapi impian yang kita buat atau ciptakan adalah suatu yang akan kita wujudkan. Usaha dan doa adalah salah satu kunci dalam mewujudkannya. Seberat atau seringan apa pun impian kita jika diselingi dengan usaha yang giat dan selalu berdoa dan mengingat Allah, insya Allah semua akan terwujudkan. Ternyata, orang-orang yang sukses dalam mencapai dan mewujudkan impiannya adalah mereka yang konsisten dengan usahanya meraih impiannya itu dan tidak tergoyahkan oleh cobaan serta ujian yang menerpanya.

Banyak kisah menarik yang saya baca dalam buku ‘Membugkus Impian’ ini, salah satunya adalah pilihan surat terbaik pertama yang ditulis oleh Muhammad Sofyan Arif dengan judul Korea Selatan Negara yang Menjunjung Tinggi Nilai Kemanusiaan, ia mengatakan bahwa setiap manusia punya impian. Kemudian, impian hanyalah sebuah impian jika tidak diikhtiarkan kemudian diwujudkan. Beliau menyatakan bahwa ada sebuah impian yang ingin dicapai yaitu menuju Korea Selatan, beliau mendapatkan inspirasi akan hal itu dari sahabatnya yang bercerita tentang Negara Korea yang memiliki rasa kebersamaan, disiplin, gotong royong, dan juga sopan santun. Harapan beliau nantinya bisa memijak tanah Korea.

Selain itu, masih banyak lagi impian-impian penulis yang tergores dalam pucuk surat yang tersampul dalam buku Membungkus Impian ini. Semua terlihat menarik dan sangat memotifasi pembaca. Impian dan harapan yang menarik dengan penuh usaha dan do’a juga dapat memberi semangat dan dorogan bagi si pembaca untuk mendalaminya dengan memiliki impian dan harapan yang kemudian di wujudkan dengan usaha dan tak lupa di selingi dengan do’a. Buku Membungkus Impian sangat menarik dan bagus dinikmati oleh semua kalangan, karena dalam buku ini memuat segala impian dan harapan yang sangat dapat memotifasi, memberi kesadaran bagi kita akan perlunya kebersamaan, memberi semangat dan pelajaran serta kesadaran diri bahwa kita hidup di dunia ini tidak akan kekal selama-lamanya. Menjunjung tinggi rasa persaudaraan, nilai kebersamaan dan kekeluargaan adalah suatu sikap tauladan yang patut dimiliki.

Sebuah impian yang tergores dalam kertas dan diceritakan untuk dinikmati semua kalangan, tak lain dan tak bukanya adalah utuk memberi semangat dan dorongan bagi si pembaca agar dapat memiliki impian dan mewujudkanya dengan usaha dan do’a.

Tidak ada kejelekan dalam buku ini, hanya saja ada beberapa goresan impian yang hanya ditulis sedikit sehingga apa yang ingin disampaikan oleh si penulis surat rasanya tak lengkap tersampaikan. Namun, banyak hal positif yang kita dapatkan setelah membaca buku Membungkus Impian ini karena dengan membacanya dapat membangkar semangat dan memberi motifasi untuk berbuat sesuatu hal yang bermanfaat.

Peresensi:
EKA SUSANTI
FAM685U-Padang Panjang

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...