Skip to main content

Ulasan Puisi “Wanita Senja; Untuk Ibu” karya Moh Fauzan (FAMili Lamongan)

Tim FAM Indonesia mengapresiasi puisi ini sebagai karya yang indah dengan gaya bahasa yang baik. Sebuah puisi indah yang diciptakan penulis sebagai bentuk ekspresi kekaguman dan penghormatan kepada sosok perempuan yang sangat dicintainya, yaitu ibunya.

Pada bait pertama dan kedua, penulis menggambarkan sosok ibu sebagai wanita senja, dengan kasih sayang yang sangat luas dan indah. Sebagaimana panorama alam, kasih sayang ibu menjadi begitu indah untuk diramu menjadi rangkaian kata-kata dan sulit diungkapkan saat tumbuh kerinduan di hati.

Sementara di bait ketiga, selain tetap mengekspresikan sanjungan kepada sosok ibunya, penulis juga mengisyaratkan kesetiaan dan ketabahan untuk selalu menantikan hadirnya kembali cinta kasih dari sosok wanita janda yang ada di seberang sana, yang tak lain adalah ibunya.

Sedangkan pada dua bait terakhir, penulis semakin menegaskan rasa kagum dan rindunya kepada sosok ibunya yang kini terpisah oleh jarak yang sangat jauh.

Puisi ini memberikan pelajaran moral tentang mencintai dan menghormati orangtua, khususnya yang telah berjuang mempertaruhkan segalanya untuk melahirkan dan mendewasakan kita dengan sifat keibuannya.

Sedikit koreksi pada kata “ku kagum” dan “ku cinta” yang seharusnya ditulis “kukagum” dan “kucinta”.

Tim FAM Indonesia mendukung sepenuhnya perjuangan penulis untuk menyampaikan nasehat-nasehat baik melalui media penulisan.

Salam Santun, Salam Karya, Salam Pencerahan

Tim FAM Indonesia


WANITA SENJA
: untuk ibu

Karya: Moh fauzan

engkaulah wanita senja ku kagum dan ku cinta
liputi segala arah terkasih dan terindah
tentang mentari ketimuran dan senja kebaratan
begitu ayu diramu-begitu sulit dirindu

karenamu wajah sendu terperanga jingga
melihat senjamu yang menjelaga rasa kata
terselimuti alam mega merah
begitu ayu diramu-begitu sulit dirindu

dirimu begitu perkasa tuk silap mata
hingga korneaku rela tuk merindu cinta
-janda wanita seberang desa

warna sagamu buatku luluh tergelap abu
tak tahu mana hitam-mana ungu
tak tahu mana arah-mana amarah
sebab warnamu gila begitu lara
buat mata-hati-sukma tertegun satu sama

wanita senja itulah engkau
ibuku yang kini terjauh
-dalam angan -dalam kalbu
: rindu

Jember, 30082012

www.famindonesia.com

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...