Skip to main content

4 Puisi Terpilih Lomba Milad Sekjen FAM Indonesia

HANDIWUNG

Oleh Nuryaman Emil Hamzah
IDFAM255U cakacab FAM Pandeglang

Hamparan padi berundak menghijau
Jadi saksi abadi tak terganti
Gunung tampak syahdu merenung
Berselimut belukar terbalut kabut
Air mengalir menerpa bebatuan
Meluncur… melandai… menuju muara
Semilir angin menarikan nyiur dan bambu

Udara nan sejuk titikkan embun di dedaunan
Di sinilah Aliya kecil lahir
Kebun, sawah, sungai… teman setianya
Berlari di pematang, menantang belalang
Jemarinya menari di sela rumpun padi
Tentu tak asing baginya dan tak pernah terlupa
“Handiwung” sungai kecil yang melarutkannya
Bersama udang-udang kecil menemaninya berenang
Kini 37 tahun berlalu
Andai mereka dapat bicara
Andai mereka dapat jelmakan aksara
Lembaran sejarah itu tak kan tergudangkan
Liku-liku pelik unik kadang menggelitik
Warnai perjalanan Aliya kecil di situ
Andai mereka bisa bercengkerama di dunia maya
Mereka kan bicara “Selamat Milad Aliya Nurlela”
Kau terlahir dan besar bersama kami
Tapi kau dilahirkan untuk umat, bukan hanya untuk kami
Berkarya… bermakna… berguna bagi sesama
“Pakena Gawe Rahayu Pakeun Heubeul Jaya Dina Buana”

PELANGI DALAM AKSARAMU

Oleh Titi Haryati Abbas
Anggota group “Forum Aishiteru Menulis”

Saat gundah rebah di ujung langit
Pijar luka ini pekatkan bilik hati
Degup jantung tertahan pekikkan namamu
Hantarkan setangkup harapan yang senantiasa kau tawarkan

Nur, namamu bermakna cahaya
Pemberi terang manakala gulita
Sibakkan galau diantara buih lara
Saat kalimat-kalimat indahmu yang sarat hikmah
Bergulir pasti tawarkan oase di gersang dahaga kemelutku

Nur, tak henti batin merindu
Menatap senyum lembutmu
Menggapai harap diantara aksara-aksaramu
Yang bertaburan ibarat pelangi biaskan cerah
Pada tiap-tiap jiwa yang ringkih
Bahkan pada barisan jiwa tegar
Kau sematkan semangat tebarkan pelita

Nur, janjikan aku satu aksara
Bilakah rindu ini terbayar
Dalam luluh angan menjabat erat tangan

QURRATA A’YUNI

Oleh Ervyta Sari
IDFAM560M Anggota FAM Cairo Mesir

Alhamdulillah...
Cahaya bulan tinggi gemerlapkan hati
Lentera wajahmu mengusir sakit nan letih ini
Suara manjamu menenangkan qalbi
Kini kau hadir bak permata hati

Alhamdulillah...
Lantunan iqamah penghias telinga pertama kali
Nama islami bak doa kini menemani
Aliya Nurlela, nama indah penuh arti
Sekotak asa ayah bunda kini terpatri
Moga kau menjadi qurrata a'yuni

Alhamdulillah...
Kau hadir selamat dengan izin-Nya di bumi
Tak lupa, kau dititipkan sebait misi islami
Sejuta harap ayah bunda kini bersemi
Moga kau tak lupa untuk selalu mengabdi
Mengabdikan diri pada Ilahi Rabbi

Sanah helwah ya gamilah.... Kulu 'amin wa antum bikhair...

ALIYA NURLELA

Oleh Abdul Kadir Halimin
IDFAM350M Anggota FAM Barru, Sulsel

Matanya indah menyejukkan bak sinar rembulan malam
Mencairkan setiap suasana yang mencekam dari tatapan sinis orang syirik
Bibirnya yang mungil berwarna merah jambu
Mampu mengeluarkan Firman yang dapat menggetarkan hati seluruh umat
Kulitnya yang bersih bak kertas kosong
Takkan ia berani memamerkannya di muka khalayak
Sungguh wanita yang anggun nan idaman kaum Adam
Siapakah gerangan wanita itu?
Sosok yang selalu memiliki pikiran cemerlang, yang dapat memberikan perubahan besar bagi umat
Dialah wanita cerdas!
Wanita yang dapat merubah dunia dengan perasaan dan kelembutan
Menjalankan setiap amanah dari yang Maha Kuasa dengan penuh dedikasi
Menghalau hawa nafsu syetan di garis depan dengan tangguh
Menentang seluruh bentuk penindasan
Menyuarakan kebebasan berekspresi bagi kaum Hawa
Namun ia tetap sadar akan kodratnya sebagai seorang wanita Muslimah,
Dialah wanita sejati!
Kartini masa kini!
Menyuarakan kebenaran dengan pena emasnya,
Dialah wanita tangguh berhati lembut!
Fatimah di abad sekarang!
Berperang di garis depan dengan pikiran cemerlangnya
Menyuarakan segala bentuk kebebasan yang sesuai syariat Islam
Dialah wanita sejuta bintang.

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...