Skip to main content

Cintaku di Negeri Kanguru

Padangpanjang, 10 Januari 2013

Yth. Pengurus Pusat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia
di Kediri, Jawa Timur

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Untukmu sang penyalur bakatku FAM Indonesia. Tiada letih dirimu menyiarkan dakwah bil qalam di bumi Allah tercinta ini. Sungguh, jika tak ada dirimu belum tentu semua orang akan berkarya. Dengan semangat darimu, para juru tinta pun senantiasa menggoreskan tiap denyut pikirannya lewat berbagai karya. Kau bagaikan cahaya yang menyinari dunia nan penuh kegelapan. Tak ada cahaya darimu dunia akan selalu gelap tanpa ada satu aktivitas pun. Kehampaan hidup bakal terasa bahkan kiamat pun mulai terasa di kala kegelapan itu tak berhenti. Pasti tak tahu apa yang akan dilakukakn dengan kegelapan itu. Untung saja ada dirimu yang mampu menerangkan gelapnya dunia. Lewat dirimu kami pun mampu menyinari dunia nan penuh pesona.

Alhamdulillah, pada kesempatan kali ini aku berucap syukur kehadirat Allah swt yang telah melimpahkan seluruh rahmat dan hidayah-Nya sehingga pada kesempatan ini aku masih diberi kesempatan menghirup oksigen. Dangan oksigen itu aku bisa hidup, bergerak dan berpikir akan melihat realita yang ada di alam semesta ini. Jika diumpamakan lautan sebagai tinta dan ranting-ranting pohon sebagai penanya maka tak akan mampu kumenulis betapa besarnya nikmat yang diberikan Allah swt. Sepantasnya sebagai hamba yang penuh kedhaifan kita senantiasa bersyukur kepada Sang Pencipta diri ini.

Pada kesempatan yang berbahagian ini kembali aku akan menggoreskan setumpuk kata yang ada di benak pikiranku yaitu merangkaikan kata-kata nan indah lewat surat bulanan FAM yang bertemakan “ Di Negara itu, Mimpi Saya Akan Berlabuh.” Sebuah tema yang menghujat emosi hati. Emosi di sini bukan berarti emosi marah seperti yang sering dipahami orang. Namun, di sini emosi hati lebih kepada segenap ungkapan perasaan mengenai sebuah negara yang akan menjadi saksi bisu berbagai impianku. Negara itu bernama Australia. Negara itu sering dikenal dengan negeri kangguru. Negeri Kanguru (Australia) adalah negara yang menjadi latar tempat salah satu cerpenku yang berjudul “Cinta di Negeri Kangguru” dalam buku antologi cerpen “Pesona Odapus” terbitan FAM Publishing, 2012.

Hal ini sebenarnya berawal dari sepenggal cerita orang mengenai Australia. Australia yang kutahu hanya lewat gambar dan situs yang ada di internet. Aku tertarik dengan Australia karena kualitas pendidikan yang bagus dan gaji yang lumayan banyak. Menjadi salah satu alasanku memilih negara ini menjadi negara impianku. Kuberharap setamat dari kuliah S1 ini juga bisa mendapatkan beasiswa S2 ke sana. Apapun perguruan tingginya yang penting Australia dan sesuai dengan bidang yang aku minati di sana nantinya. Negeri kangguru adalah negeri impianku. Di sana aku juga bakal berkarya lewat setiap goresan penaku. Akan kukembangkan bakat menulisku di sana.

Demikian, surat sederhana namun penuh makna ini aku sampaikan. Semoga berawal dari secarik surat ini dapat mengantarkanku ke daratan Negeri Kanguru itu. Tak ada gading yang tak retak. Setiap manusia pasti memiliki kesalahan. Oleh karena itu, maafkanlah daku jika ada penulisan surat ini yang bertolak belakang dari pembaca nantinya. Kesempurnaan hanya milik Allah dan kesalahan hanya milikku pribadi. Fastabiqul khairat (berlomba-lombalah dalam kebaikan) kapan dan di mana pun berada.

Salam santun, salam karya, salam cinta karena Allah swt.

Wassalamu’alaikum, Wr. Wb.

HASAN ASYHARI
 FAM 944 M, Padangpanjang
Email: asyhari_hasan@yahoo.com

Gambar: Sesudut Kota Sidney Australia, sumber Google.com
 

Comments

Popular posts from this blog

Alinea Terakhir Kheista

Judul: Alinea Terakhir Kheista Penulis: I. F. Donne Kategori: Novel ISBN: 978-602-335-517-4 Terbit: Agustus 2019 Tebal: x + 107 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp 50.000,- (Harga belum termasuk Ongkir) Novel fiksi ini menceritakan kisah seorang perempuan yang bernama Kheista, yang tengah melawan penyakit kanker serviks. Sebelum akhirnya Kheista memutuskan untuk menjalani kemoterapi, ia sempat menghubungi Emma-sahabatnya, yang juga seorang dokter yang sedang berjuang untuk menemukan obat penyakit kanker. Emma menyarankan kepada Kheista untuk berobat di rumah sakit ‘John Hopskin’ Di Baltimore, Amerika Serikat. Selanjutnya Kheista ditangani oleh seorang dokter ahli kanker yang bernama Michael Jensen, yang akhirnya mempertemukannya dengan Daffa-sahabat sedari kecil yang kerap dirindukannya. Runtutan kisah yang sukar diterka, dengan alur maju mudur, disertai beberapa bab yang merumitkan, akan membuat para pembaca berfikir keras ketika membacanya, sehingga hal itu menjadikan novel ini begitu berbe...

Senja di Ufuk Selaparang

Judul: Senja di Ufuk Selaparang Penulis: Andre Kurniawan, S. Pd Kategori: Kumpulan Puisi ISBN: 978-602-5935-55-8 Terbit: Maret 2020 Tebal: xiv + 69 hal: 14 x 21 cm Harga: Rp48.000,- Penerbit: FAM Publishing Bekerjasama dengan TS Publisher (Harga belum termasuk Ongkir) Ketika semua berputar dan secara tak sadar kini hanya menyiksakan sekelumit kisah yang sangat berkesan dan tanpa bisa terulang kembali. Kepada alam semesta yang selalu agung akan pesonanya, izinkan aku mengangkat topi setinggi-tingginya untuk semua yang telah memberi warna. Duhai pencinta, abadilah dalam serpihan doa. Kan ku kenang selalu setiap jengkal peristiwa yang ada. Kepada sekat jua pembatas jiwa, bahwa adanya kau dalam kenangan, merupakan bingkisan terindah yang pernah kudapat dariNya. Kepada para kisah, kini aku mengundangmu hadir dan mengisi jejak langkahku. *Buku tidak tersedia stok. Cetak sesuai pesanan. [Info pemesanan dan penerbitan di FAM Publishing hubungi Call Centre: 081350051745, atau melalui pe...

Catatan dari Bedah Buku dan Diskusi Menulis FAM Wilayah Jawa Barat

FAM Jabar-Banten Bedah Buku Laporan: Dedi Saeful Anwar (Koordinator FAM Wilayah Jabar-Banten) Cianjur (FAMNews) – Setiap momen Ramadan tentu menghadirkan berbagai kisah dan cerita tersendiri bagi setiap diri yang menjalani. Demikian pula pada Ramadan kali ini. Sebagai salah satu upaya untuk menjadikan bulan suci sebagai bulan penuh berkah, maka FAM Wilayah Jawa Barat-Banten bekerja sama dengan Taman Baca Masjid Agung (TBMA) Cianjur mengadakan kegiatan bertajuk “Bedah Buku dan Diskusi Menulis”. Kegiatan berlangsung santai namun hangat dan penuh keakraban di beranda TBMA. Selain dihadiri para pelajar dan pengunjung TBMA acara ini juga dihadiri tiga orang kontributor yang karyanya berada dalam buku “Sepenggal Kisah di bulan Suci” terbitan FAM Publishing. Mereka mewakili sejumlah penulis yang tergabung dalam Antologi FTS dan Prosa Liris yang terbit Maret 2014 silam. Di antaranya adalah De Minnie, Azxa dan saya sendiri. Selain itu, kegiatan semakin hangat dengan kehadiran penulis yang t...